HukrimPekanbaruRiauUtama

Gerebek Pengedar di Tuah Madani, Polisi Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi

×

Gerebek Pengedar di Tuah Madani, Polisi Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi

Sebarkan artikel ini
Gerebek Pengedar di Tuah Madani, Polisi Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Gerebek Pengedar di Tuah Madani, Polisi Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi

INGATLAH.COM – Seorang pria berinisial RN (29) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika di Kecamatan Tuah Madani.

Hal itu dibenarkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta melalui Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko, Minggu (30/8/2026).

“RN ditangkap pada Rabu sekitar pukul 17.45 WIB setelah polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di sekitar Jalan Taman Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru,” kata AKP Noki.

Selain menangkap RN, polisi juga menyita 31 catridge vape merek Ninja yang diduga mengandung Etomidate, 40 butir pil ekstasi merek Heineken, serta satu paket sabu dengan berat kotor 0,59 gram.

Lebihlanjut, AKP Noki mengatakan penangkapan RN dipimpin Kanit I Satresnarkoba Iptu Santo Morlando.

Petugas menemukan RN sedang duduk di atas sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam-merah dengan nomor polisi BM 5264 JH di pinggir Jalan Taman Karya.

Dalam pemeriksaan yang disaksikan Ketua RT setempat, polisi menemukan 20 catridge vape merek Ninja warna putih yang diduga mengandung Etomidate.

Barang tersebut ditemukan di dalam tas selempang warna hitam yang dibungkus plastik hitam.

Baca Juga  Sago Team Cup 2026 Resmi Dibuka, Begini Pesan Kajari Payakumbuh

“Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan 20 catridge vape yang diduga mengandung Etomidate. Kemudian tersangka mengakui masih menyimpan narkotika lainnya di rumahnya,” ujar Noki.

  • Polisi Geledah Rumah RN

Berbekal pengakuan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah RN di Jalan Budi Daya Gang Budiman, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani.

Dengan disaksikan pemilik kontrakan, polisi memeriksa kamar yang ditempati RN.

Hasil penggeledahan kembali menemukan 11 catridge vape yang diduga mengandung Etomidate, 40 butir pil ekstasi merek Heineken warna kuning, serta satu paket sabu dengan berat kotor 0,59 gram.

Puluhan pil ekstasi tersebut ditemukan di dalam kotak rokok merek Slava warna hitam.

“Total ada 31 catridge vape yang diduga mengandung Etomidate, kemudian 40 butir pil ekstasi dan sabu dengan berat kotor 0,59 gram yang berhasil kita amankan dari tersangka,” jelas Noki.

Selain barang yang diduga narkotika, polisi turut menyita sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas RN.

Barang tersebut antara lain plastik klip, tas selempang, kotak rokok, satu unit telepon seluler merek Vivo, serta sepeda motor Yamaha Jupiter.

  • Urine RN Positif Methamphetamine
Baca Juga  Aksi Massa Gegerkan Rantau Kopar, Warga Protes Maraknya Peredaran Narkoba

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan tes urine terhadap RN. Hasilnya, RN dinyatakan positif mengandung methamphetamine.

Dalam pemeriksaan awal, RN juga mengaku mendapatkan sabu dari dua orang berinisial R dan U.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan dan peran kedua orang tersebut dalam dugaan jaringan peredaran narkotika tersebut.

Noki menegaskan, pengungkapan kasus ini tidak berhenti pada penangkapan RN.

Penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan maupun pemasok yang berada di atas tersangka.

“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam mengungkap peredaran narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan maupun pemasok yang berada di atas tersangka,” tegasnya.

Polisi juga masih mendalami asal-usul 31 catridge vape yang diduga mengandung Etomidate, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lainnya.

Saat ini RN beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, polisi masih memburu dan mendalami keberadaan dua orang yang disebut RN sebagai sumber narkotika tersebut.