HukrimRiauUtama

Asap Jambi Terbawa Angin ke Kampar, Polda Riau Ungkap Hasil Pantauan BMKG

×

Asap Jambi Terbawa Angin ke Kampar, Polda Riau Ungkap Hasil Pantauan BMKG

Sebarkan artikel ini
Asap Jambi Terbawa Angin ke Kampar, Polda Riau Ungkap Hasil Pantauan BMKG
Asap Jambi Terbawa Angin ke Kampar, Polda Riau Ungkap Hasil Pantauan BMKG

INGATLAH.COM – Kabut asap yang muncul di sejumlah wilayah di Kabupaten Kampar diduga berkaitan dengan asap dan pergerakan angin dari Provinsi Jambi.

Berdasarkan analisis Dasbor Green Policing Polda Riau (DGPP) pada Sabtu (22/8/2026), arah angin dominan pada lapisan rendah hingga ketinggian sekitar 800 meter bergerak dari Tenggara menuju Barat Laut.

Kecepatan angin rata-rata tercatat mencapai 41,3 kilometer per jam. Pola angin tersebut memungkinkan asap dari wilayah Jambi bergerak menuju Riau, termasuk ke Kabupaten Kampar.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi saat dikonfirmasi INGATLAH.COM mengatakan, dugaan asap kiriman dari Jambi diketahui berdasarkan hasil pantauan satelit pada Dasbor Green Policing Polda Riau.

Menurut Akmadi, petugas terus memantau pergerakan asap dan kondisi di wilayah terdampak dengan mengacu pada data satelit serta perkembangan arah angin.

Baca Juga  BMKG Rilis Update Hotspot Seluruh Sumatera, Provinsi Riau Dominasi Hingga 213 Titik Panas

“Dari satelit di dashboard, arah angin dari sana (Jambi.red) menuju ke sini,” ujar Akmadi.

Selain pola angin, data pemantauan DGPP juga menunjukkan adanya 98 hotspot di Provinsi Jambi.

Keberadaan titik panas tersebut menjadi salah satu indikator yang memperkuat dugaan bahwa asap yang masuk ke wilayah Kampar berasal dari provinsi tetangga tersebut.

Pemantauan satelit dilakukan untuk melihat keberadaan hotspot sekaligus mengetahui perubahan arah dan kecepatan angin yang dapat memengaruhi pergerakan asap.

Data tersebut kemudian dikorelasikan dengan kondisi meteorologis dan hasil pemantauan petugas di lapangan untuk memperoleh gambaran perkembangan situasi secara lebih akurat.

Pergerakan asap berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama di wilayah yang dilintasi kabut asap.

Baca Juga  Puluhan Pemuda Geruduk DPRD Pekanbaru, Desak Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan

Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap kualitas udara apabila konsentrasi asap meningkat.

Masyarakat Kabupaten Kampar diminta tetap waspada terhadap perubahan kondisi udara.

Jika kabut asap semakin pekat, masyarakat dianjurkan mengurangi kegiatan di luar ruangan serta menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan.

Polda Riau terus memantau perkembangan situasi melalui DGPP.

Pemantauan mencakup keberadaan hotspot, perubahan arah dan kecepatan angin, hingga pergerakan kabut asap berdasarkan pantauan satelit.

Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap mengacu pada informasi yang disampaikan instansi berwenang.

Dengan mempertimbangkan arah angin, keberadaan 98 hotspot di Jambi, hasil pantauan satelit, serta pemantauan petugas, asap yang saat ini terpantau di Kabupaten Kampar disebut merupakan asap kiriman dari wilayah Provinsi Jambi yang terbawa angin menuju Riau.