INGATLAH.COM – Aktor dan model Okan Kornelius Tjeuw kini dipercaya oleh kepolisian sebagai duta anti-narkoba.
Bersama sejumlah selebritas lain termasuk komedian Peppy dan Chika Jesika, Okan ambil bagian dalam kampanye publik yang digelar Polda Riau baru-baru ini untuk menyasar generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Profil Okan Kornelius
Lahir pada 26 Juni 1979, Okan merupakan aktor keturunan Tionghoa dan Turki yang menempuh masa kecil dan pendidikan di luar negeri.
Ia dilahirkan di Jerman, melanjutkan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi di Kanada, dan mengambil studi administrasi bisnis di Malaysia.
Setibanya di Indonesia, Okan ternyata pernah mengikuti kursus di OQ Modelling yang membuka jalan kariernya di dunia hiburan. Dari permodelan menuju layar kaca dan film.
Karier akting Okan dimulai lewat sinetron Tunjuk Satu Bintang dan berlanjut ke sejumlah judul populer seperti Dari Temen Jadi Demen, Cowok-cowok Keren, Tiba-Tiba Jatuh Cinta, Kawin Muda, dan I Love You Boss.
Di layar lebar, ia tampil dalam film Untukmu dan Fantasia, serta muncul dalam video musik Misha Omar berjudul “Bunga-bunga Cinta”.
Selain kiprahnya di dunia seni, kehidupan pribadi Okan juga sempat menjadi sorotan.
Ia pertama kali menikah dengan Viviane pada 13 November 2010 dan dikaruniai seorang putra, Jaden Kornelius Tjeuw, lahir 18 April 2012.
Pernikahan itu berakhir pada 9 April 2015. Okan kemudian menikah lagi dengan May Lee pada 10 Februari 2018.
Sayangnya pernikahan kedua itu juga berakhir pada 2020 di tengah pandemi COVID-19.
Sebagai duta anti-narkoba di Polda Riau, Okan tampil aktif menyuarakan pesan pencegahan.
Catatan Ingatlah.com, dalam salah satu kesempatan ia mengimbau generasi muda untuk tidak tergoda mencoba narkoba.
“Jangan tergiur untuk mencoba karena masa depan akan rusak hanya karena mencoba-coba. Generasi Kuat, Bersinar Tanpa Narkoba,” kata Okan, menegaskan pentingnya kesadaran diri dan keputusan bijak demi masa depan.
Keterlibatan figur publik seperti Okan, Peppy, dan Chika Jesika diharapkan memperkuat upaya pencegahan dan edukasi terhadap bahaya narkoba.
Polda Riau yang saat ini Irjen Pol Herry Heryawan menyatakan kampanye ini akan dilanjutkan secara masif melalui sosialisasi, dialog publik, dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk menjangkau kalangan muda yang rentan.





