Pekanbaru

Meriah dan Interaktif, Siswa SDN 42 Pekanbaru Belajar Jaga Alam Bersama Polisi

×

Meriah dan Interaktif, Siswa SDN 42 Pekanbaru Belajar Jaga Alam Bersama Polisi

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Semangat menjaga kelestarian lingkungan terus digaungkan Polda Riau melalui program Green Policing. Kali ini, edukasi peduli lingkungan menyasar ratusan pelajar di SD Negeri 42 Pekanbaru, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Marpoyan Damai, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang digelar Direktorat Binmas Polda Riau tersebut berlangsung meriah dan interaktif. Ratusan siswa kelas 4, 5, dan 6 tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian edukasi mulai dari dongeng lingkungan, simulasi pemadam kebakaran, edukasi diorama, hingga pengenalan tugas kepolisian melalui program Edukasi Raga.

Program Green Policing ini merupakan kolaborasi antara Ditbinmas Polda Riau bersama Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru, Dinas Pendidikan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru sebagai upaya membangun kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini.

Kapolda Riau, Herry Heryawan melalui Direktur Binmas Polda Riau, Eko Budhi Purwono memimpin langsung apel pagi di hadapan para pelajar. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta terhadap alam sebagai tanggung jawab bersama.

Baca Juga  Resahkan Warga Sukajadi, Damkar Pekanbaru Evakuasi Ular 2 Meter

“Di sini kita mengajak untuk saling guyub. Ini juga bentuk kolaborasi untuk mengajarkan mencintai alam. Kita juga mengenalkan berbagai profesi seperti damkar yang membantu memadamkan kebakaran, kekayaan hutan Riau termasuk satwa langka seperti gajah Sumatera, hingga tugas kepolisian seperti Tim Raga dan Satlantas,” ujarnya.

Menurut Kombes Eko, edukasi Green Policing menjadi langkah preventif dalam membangun budaya sadar lingkungan di kalangan generasi muda. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di Provinsi Riau.

Tak hanya menerima materi edukasi, para siswa juga dikenalkan pada program bank sampah yang dijalankan pihak sekolah. Botol plastik bekas yang dikumpulkan siswa diolah menjadi berbagai kerajinan kreatif bernilai ekonomis.

Kepala SD Negeri 42 Pekanbaru, Ria Anggraini mengapresiasi dukungan Polda Riau dalam memberikan edukasi lingkungan kepada para siswa.

“Awalnya kami ingin menjalin kerja sama untuk melestarikan lingkungan bersama Polda Riau. Ternyata sambutannya sangat luar biasa dan edukasi yang diberikan jauh lebih dari yang kami bayangkan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus menjaga lingkungan dan bisa diikuti sekolah lainnya,” katanya.

Baca Juga  Terungkap, Ini Identitas 5 Remaja yang Kecelakaan di Depan LAM Riau

Antusiasme juga datang dari para siswa. Salah seorang siswi kelas 6 bernama Disa mengaku senang mendapatkan pengalaman baru tentang pentingnya menjaga alam dan kebersihan lingkungan.

“Tadi dapat pembelajaran pentingnya menjaga alam, tidak membuang sampah sembarangan, diajarkan menanam pohon juga. Senang karena dapat banyak pengalaman,” ungkapnya.

Melalui program Green Policing yang terus digencarkan ke sekolah-sekolah di Riau, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan semakin meningkat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem dan melindungi satwa langka seperti gajah Sumatera dan harimau Sumatera.

“Kalau kita jaga alam, alam akan jaga kita,” tutup Kombes Eko.