OlahragaPekanbaru

Tiga Kekalahan Beruntun dan Pemain Cedera, Nasib Semen Padang di Ujung Tanduk

×

Tiga Kekalahan Beruntun dan Pemain Cedera, Nasib Semen Padang di Ujung Tanduk

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Situasi sulit tengah dihadapi Semen Padang FC pada penghujung kompetisi BRI Super League 2025/26.

Saat Kabau Sirah berjuang keras keluar dari zona degradasi, tim justru belum dapat tampil dengan kekuatan penuh akibat badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci.

Manajemen Semen Padang FC mengonfirmasi beberapa pemain masih menjalani proses pemulihan cedera, yakni Alhassan Wakaso, Irsyad Maulana, Samuel Christianson, dan Wahyu Agong.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang tengah membutuhkan poin maksimal di sisa kompetisi.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Selasa (21/4), manajemen menjelaskan tim medis terus memantau perkembangan seluruh pemain secara intensif serta memberikan penanganan sesuai prosedur medis agar proses pemulihan berjalan optimal.

Alhassan Wakaso diketahui mengalami knee bursitis dengan estimasi pemulihan empat hingga enam pekan melalui program latihan bertahap dan fisioterapi.

Baca Juga  Idul Adha 1447 H, Brimob Riau Tingkatkan Iman, Takwa dan Kepedulian Melalui Ibadah Kurban

Cedera serupa juga dialami Irsyad Maulana, namun dengan estimasi pemulihan lebih singkat, yakni sekitar dua hingga tiga pekan.

Keduanya kini telah memasuki fase pemulihan dan mulai menjalani program peningkatan kondisi fisik bersama pelatih fisik tim.

Sementara itu, Samuel Christianson mengalami strain muscle gracilis di area paha bagian tengah dengan estimasi pemulihan sekitar dua minggu sebelum melanjutkan ke tahap latihan lanjutan.

Adapun Wahyu Agong harus menepi akibat cedera hamstring dan diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan kurang lebih dua minggu melalui program rehabilitasi bertahap.

Manajemen berharap seluruh pemain dapat segera pulih agar kembali memperkuat tim pada fase krusial akhir musim.

Di tengah persoalan cedera, performa Kabau Sirah juga belum menunjukkan perbaikan signifikan. Semen Padang baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Persijap Jepara pada pekan ke-28 di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4).

Baca Juga  Lolos Piala Dunia, Timnas U-17 Indonesia Bikin Negara-Negara Tetangga Waswas

Hasil tersebut menjadi kekalahan ketiga secara beruntun sekaligus kekalahan ke-18 musim ini bagi skuad asuhan Imran Nahumarury.

Situasi ini membuat Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara atau berada di zona merah dengan koleksi 20 poin, hasil dari lima kemenangan, lima kali imbang, dan 18 kekalahan.

Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir, Semen Padang FC dituntut segera bangkit.

Pemulihan para pemain cedera serta konsistensi performa menjadi kunci utama jika Kabau Sirah ingin menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.