Berita

Ketum IJTI Pusat Larang Jurnalis Sembunyikan Fakta Bencana di Sumbar

×

Ketum IJTI Pusat Larang Jurnalis Sembunyikan Fakta Bencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Di tengah keprihatinan mendalam akibat rangkaian bencana yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) sebuah pertemuan solidaritas berlangsung di Sekretariat IJTI Pengda Sumbar, Selasa (23/12).

Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat, Herik Kurniawan, hadir langsung untuk memberikan penguatan moril kepada para jurnalis lokal yang tetap bertugas meski turut menjadi korban terdampak.

Herik menekankan bahwa di masa krisis, peran jurnalis televisi sangat krusial sebagai penyambung lidah masyarakat yang membutuhkan bantuan segera.

Ia menyerukan pentingnya jurnalisme positif yang berbasis fakta, bukan sekadar pelaporan yang memoles keadaan.

Dalam diskusinya, Herik menyoroti adanya upaya pihak tertentu yang mencoba membatasi publikasi sisi kelam penanganan bencana demi menjaga citra pemerintah. Dengan tegas, ia mengingatkan jurnalis untuk tetap berpegang pada integritas.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Lantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Sumbar

“Bencana bukan hanya urusan pemerintah, melainkan persoalan kemanusiaan yang melibatkan semua pihak. Jika ada kekurangan dalam penanganan bencana, jurnalis wajib melaporkannya sesuai fakta untuk perbaikan,” tegas Herik Kurniawan.

Bagi Herik, jurnalis profesional adalah benteng verifikasi di tengah banjir informasi media sosial. Akurasi data menjadi kunci agar kebijakan yang diambil pemangku kepentingan tepat sasaran dan sesuai dengan jeritan warga di lapangan.

Senada dengan Ketum pusat, Ketua IJTI Sumbar, Defri Mulyadi, mengungkapkan bahwa tantangan di lapangan tidak hanya soal cuaca yang ekstrem, tetapi juga adanya intimidasi saat jurnalis melaporkan kondisi terkini. Namun, ia memastikan jajaran jurnalis televisi di Sumbar tetap solid.

“Jurnalis adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi lapangan. Ini seharusnya dimanfaatkan pemerintah sebagai sumber data strategis dalam menangani dampak bencana,” ujar pria yang akrab disapa Imung ini.

Baca Juga  Positif Konsumsi Narkoba, Pria di Pekanbaru Tewas Usai Check in dengan Teman Wanita

Kunjungan ini juga dibarengi dengan aksi kemanusiaan. Koordinator IJTI Wilayah Sumatera, Gusti Yanosa (Ocha), menyerahkan bantuan hasil donasi jurnalis se-Sumatera untuk rekan-rekan pers yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Ini adalah bentuk empati kolektif dari kawan-kawan jurnalis. Meski sehari-hari bertugas melakukan peliputan, mereka tetap menyisihkan materi untuk membantu saudara yang tertimpa musibah,” tutur Ocha.

Kehadiran jajaran pengurus pusat dan korwil ini membawa harapan baru bagi para jurnalis di Sumatera Barat untuk tetap profesional dan tangguh demi pemulihan daerah yang lebih cepat. (*)