INGATLAH – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, bergerak cepat meninjau Intake Taban PDAM di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (2/12).
Kunjungan ini dilakukan bersama Direktur PDAM Kota Padang, Anggota DPRD Padang, dan jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera, guna mencari solusi suplai air bersih setelah bencana banjir bandang melumpuhkan sistem utama PDAM.
Zigo menjelaskan bahwa Intake Taban diposisikan sebagai penopang utama untuk menyiasati kerusakan parah pada Intake Palukahan Gadang. Berdasarkan laporan teknis BWS, kerusakan Intake Palukahan mencapai lebih dari 80 persen.
“Maka untuk mensiasati dan mensupport air dari Intake Palukahan, kita melihat intake yang di Taban ini,” ujar Zigo.
Ia menegaskan pentingnya memaksimalkan operasi Intake Taban demi menjamin kontinuitas layanan air bersih kepada masyarakat.
“Dari perkiraan teman-teman BWS, kerusakannya lebih 80 persen, maka untuk mensiasati suplai air, kita memaksimalkan intake yang di Taban ini,” imbuhnya.
Optimisme Pemulihan dan Permintaan Alat Berat
Zigo menyampaikan bahwa saat ini Intake Taban mampu mengalirkan air hingga 80 liter per detik.
Kapasitas ini berpotensi meningkat menjadi 120 liter per detik jika dua intake kecil di sekitar lokasi dapat dioperasikan kembali.
“Mudah-mudahan ini menjadi solusi terhadap kebutuhan air PDAM di wilayah yang selama ini dialiri dari Palukahan,” katanya.
Untuk mempercepat pembenahan dan pengurasan lumpur di Intake Taban, Zigo langsung menginstruksikan pengiriman alat berat tambahan. Ia optimistis layanan air bersih akan segera pulih.
“Insya Allah, malam ini atau besok pagi, kalau pengurasan lumpur cepat selesai, paling telat besok sudah bisa mengaliri sekitar 80 liter per detik,” ujar Zigo.
Direktur PDAM Kota Padang, Hendra Pebrizal, memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi cepat tanggap anggota dewan tersebut.
“Seorang anggota DPR yang peduli terhadap kebutuhan air bersih masyarakat Kota Padang. Terima kasih Pak Zigo,” tutup Hendra. (*)





