INGATLAH.COM – Dua korban jiwa yang merupakan ibu dan anak bernama Fany Rama Putri (31) dan putranya, Faris Al-Fatih (6) ditemukan tidak bernyawa usai terseret arus bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Penemuan ibu dan anak tersebut pertama kali oleh Personel Satuan Brimob Polda Riau yang tergabung dalam BKO Aman Nusa II di Area Kampung Kunyik, Kecamatan Palembayan, Senin 1 Desember 2025.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menyampaikan jasad keduanya dievakuasi personel Brimob ke Musala Baitul Ikhlas TPA/MDA Jorong Subarang untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.
“Kedua jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 14.10 WIB siang tadi. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai terseret arus banjir yang melanda area pemukiman,” ujar Kombes Ketut Gede Adi Wibawa.
“Kami turut berduka cita atas korban yang ditemukan hari ini dan kedepannya korban lain juga cepat ditemukan,” tambahnya.
Ia menegaskan Tim Gabungan BKO telah bergerak cepat dalam penanganan dua jenazah yang merupakan ibu dan anak tersebut dan akan terus bekerja maksimal di lapangan guna membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Personel di lapangan tetap melakukan penyisiran di titik-titik rawan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat. Brimob hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan memastikan keselamatan warga,” kata Kombes Ketut, Senin (1/12/2025).
Hingga saat ini, tim Brimob Polda Riau bersama unsur SAR lainnya masih terus berupaya melanjutkan operasi pencarian dengan menyisir area terdampak banjir.
“Untuk kendala mendasar saat ini yakni kondisi medan yang licin serta adanya material lumpur tidak mengurangi semangat personel untuk mengefektifkan upaya penyelamatan dan penanganan bencana,” tukasnya.





