Berita

Mahasiswi Asal Kalimantan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Padang, Polisi Temukan Obat-obatan

×

Mahasiswi Asal Kalimantan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Padang, Polisi Temukan Obat-obatan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Warga Jalan Veteran Dalam, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan di dalam kamar kos Sabtu malam (11/10) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban diketahui adalah Nursiani (24), seorang mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi ternama di Padang yang berasal dari Kalimantan.

Korban ditemukan tak bergerak di kamar kos yang ia tempati seorang diri. Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang menyadari korban tidak keluar kamar selama beberapa waktu terakhir.

Polisi Temukan Obat-obatan di Lokasi Kejadian

Kapolsek Padang Barat, AKP Dwi Angga Prasetyo, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. “Benar, telah ditemukan sesosok tubuh perempuan di salah satu kamar kos,” ujarnya, Minggu (12/10).

Baca Juga  Hujan Deras dan Angin Kencang di Padang Sebabkan Pohon Tumbang, Satu Mobil Rusak Parah

Menanggapi laporan warga, petugas Polsek Padang Barat segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di sana, polisi menemukan Nursiani dalam posisi tergelungkup dan tertutup selimut. Selain itu, petugas juga mengamankan beberapa jenis obat-obatan dari dalam kamar korban.

Diduga Bukan Karena Kekerasan

Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga, penyebab kematian mahasiswi tersebut bukan karena tindak kriminal.

Meskipun demikian, dugaan pasti penyebab meninggalnya korban masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga  Pekerja Tergantung Tak Sadarkan Diri di Gedung Bank UOB, Kapolsek: Korban Tersengat Aliran Listrik 

Saat ini, jasad Nursiani telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses visum. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari kamar kos guna menunjang proses investigasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi visum dari rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti kematian mahasiswi asal Kalimantan tersebut. (*)