BeritaPekanbaruRiau

Remaja 17 Tahun Hanyut di Sungai Siak Saat Berenang, Tim SAR Lakukan Pencarian

×

Remaja 17 Tahun Hanyut di Sungai Siak Saat Berenang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Seorang remaja berusia 17 tahun dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Siak di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, pada Minggu sore (1/6/2025).

Korban diketahui bernama Aldrid Vincent, warga Jalan Kemuning, Gang Kemuning 2, Pekanbaru.

Peristiwa bermula saat Aldrid berenang bersama seorang temannya di Sungai Siak sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat asyik berenang, korban diduga terpeleset dan tak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya terbawa arus deras sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga  Polisi Riau Ringkus 485 Tersangka Narkoba Jaringan Internasional dalam Operasi Antik 2024

“Kami menerima informasi dari pihak KSOP Pekanbaru pada pukul 17.45 WIB. Tim SAR langsung disiagakan dan dikerahkan menuju lokasi kejadian,” ujar Budi Cahyadi.

Sebanyak lima personel Tim Rescue SAR Pekanbaru diberangkatkan pada pukul 18.00 WIB menuju titik koordinat perkiraan lokasi kejadian (LKP) di 0°32’36″N 101°25’57″E.

Dengan heading 346 derajat dan jarak sekitar 9 kilometer dari pos SAR, tim segera melakukan penyisiran ke arah hilir sungai.

Budi menambahkan bahwa upaya pencarian juga melibatkan masyarakat setempat dan aparat kelurahan. Hingga malam hari, korban masih belum ditemukan.

Baca Juga  Dua Balita Tewas Tenggelam di Kolam PT PHR, Ditreskrimum Polda Riau Dalami Unsur Pidana

“Kami terus berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait dan masyarakat di sekitar lokasi. Kami juga mengimbau warga yang ikut membantu pencarian untuk selalu memperhatikan keselamatan diri dengan menggunakan alat pelindung,” tegasnya.

Budi menjelaskan bahwa jika korban berhasil ditemukan, pihaknya akan segera mengevakuasi dan menyerahkannya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Kegiatan pencarian direncanakan akan dilanjutkan secara intensif hingga Senin (2/6/2025), dengan melibatkan lebih banyak personel dan dukungan dari unsur lainnya.(*)