Berita

Tiga Pelaku Tawuran Pembacokan Garin Masjid di Padang Ditangkap Polisi

×

Tiga Pelaku Tawuran Pembacokan Garin Masjid di Padang Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Tim gabungan dari Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang dan Tim Harimau Unit Reskrim Polsek Kuranji berhasil menangkap tiga pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan terhadap seorang garin masjid di kawasan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Kamis (17/4/2025) dini hari.

Ketiga pelaku yang kini sudah diamankan adalah FPA (18) dan RA (17), keduanya pelajar asal Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, serta AAS (21), seorang mantan pelajar yang tinggal di Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung.

Korban dalam insiden ini diketahui bernama Muhammad Raffi (22), seorang mahasiswa di salah satu universitas ternama di Kota Padang. Selain sebagai mahasiswa, korban juga dikenal aktif sebagai garin atau penjaga masjid di lingkungan tempat tinggalnya.

Baca Juga  Empat Pemain Persib Main di Timnas, Hodak Pilih Ambil Sisi Positif

“Begitu menerima laporan dari korban, kami langsung bergerak cepat dan melakukan penyelidikan. Alhamdulillah, identitas para pelaku berhasil kami ketahui dan ketiganya telah kami amankan,” ujar Kanit VI Buser Satreskrim Polresta Padang, IPTU Adrian Afandi.

Petugas menangkap ketiga pelaku di lokasi yang berbeda. FPA diamankan di kawasan Jalan Koto Kaciak, Mata Air. RA ditangkap di Jalan Sutan Syahrir, wilayah yang sama. Sementara AAS berhasil dibekuk di kawasan Panorama II, Jalan Lintas Sumatera Padang–Solok.

Baca Juga  Hari Kebaya Nasional Siap Digelar 24 Juli 2024 di Istora Senayan

“Saat ini ketiganya sedang menjalani proses pemeriksaan di Polsek Kuranji. Kami terus mendalami peran masing-masing pelaku dan motif di balik aksi kekerasan ini,” jelas IPTU Adrian.

Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran yang melukai korban. Peristiwa tersebut turut menjadi perhatian masyarakat karena menyasar warga yang tidak terlibat dalam konflik.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi pergaulan remaja agar tidak terjerumus dalam aksi kekerasan jalanan seperti tawuran yang kian marak terjadi di Kota Padang. (*)