Olahraga

Zalnando Kembali ke Persib, PSIS Semarang Kehilangan Pilar di Lini Belakang

×

Zalnando Kembali ke Persib, PSIS Semarang Kehilangan Pilar di Lini Belakang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – PSIS Semarang harus merelakan kepergian salah satu pemain andalannya di lini belakang, Zalnando, pada putaran kedua BRI Liga 1 2024/25.

Bek kiri ini akan kembali ke Persib Bandung setelah masa peminjamannya di Mahesa Jenar berakhir.

Pelatih PSIS, Gilbert Agius, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi dan profesionalisme Zalnando selama setengah musim membela tim kebanggaan masyarakat Semarang.

“Zalnando adalah pemain yang sangat profesional dengan attitude luar biasa. Dia selalu memberikan yang terbaik, baik di latihan maupun pertandingan. Dia menjadi contoh yang baik bagi pemain muda. Terima kasih atas dedikasinya, semoga sukses di masa depan,” ujar Gilbert Agius.

Baca Juga  Usai Menang 5-0, Jan Olde Riekerink Bidik Dewa United Finis Empat Besar

Zalnando menutup kiprahnya bersama PSIS dengan tampil penuh selama 90 menit pada laga melawan PS Barito Putera di pekan ke-17 BRI Liga 1 2024/25.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi penutup putaran pertama dan laga terakhir PSIS di tahun 2024.

Sejak bergabung, pemain bernomor punggung 27 ini mencatatkan 799 menit bermain dalam 13 laga dari total 17 pertandingan PSIS di putaran pertama.

Meski awalnya jarang mendapat kesempatan bermain, Zalnando tampil konsisten di sembilan laga terakhir, hampir selalu bermain penuh selama 90 menit.

Baca Juga  Persis Solo Sambut PSM dengan Motivasi Baru dan Tiga Pemain Anyar

PSIS Semarang mengakhiri putaran pertama di posisi ke-13 klasemen sementara dengan raihan 18 poin.

Mahesa Jenar unggul tiga poin dari PSS Sleman yang berada di posisi ke-14, dan memiliki selisih delapan poin dari Persis Solo yang menghuni peringkat ke-16 atau batas zona degradasi.

Dengan kepergian Zalnando, PSIS harus bekerja keras untuk memperkuat lini belakang mereka di bursa transfer putaran kedua.

Kehilangan pemain berpengalaman seperti Zalnando menjadi tantangan bagi tim untuk menjaga stabilitas pertahanan dan memastikan posisi mereka tetap aman dari ancaman zona merah.(thohir)