HukrimPekanbaru

Misteri Sopir Truk Dilakban di Pekanbaru Terungkap, 3 Pelaku Ditangkap

×

Misteri Sopir Truk Dilakban di Pekanbaru Terungkap, 3 Pelaku Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Misteri Sopir Truk Dilakban di Pekanbaru Terungkap, 3 Pelaku Ditangkap
Misteri Sopir Truk Dilakban di Pekanbaru Terungkap, 3 Pelaku Ditangkap

INGATLAH.COM – Misteri tewasnya sopir truk yang ditemukan dalam kondisi dilakban di Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, akhirnya mulai terungkap.

Setelah hampir tiga pekan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil mengamankan tiga dari empat pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan sadis berencana tersebut.

“Ketiga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial FG, ZN dan AS. Mereka diamankan tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru pada Kamis dan Jumat (21-22/5),” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta kepada awak media, Minggu (24/5/2026).

Lebihlanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa FG diduga menjadi pelaku utama sekaligus rekan korban yang merencanakan aksi perampokan dan pembunuhan tersebut.

“Sementara ZN berperan sebagai eksekutor, sedangkan AF disebut sebagai pihak yang menyediakan lakban serta senjata jenis airsoft gun yang digunakan dalam aksi tersebut. Satu lagi pelaku berinisial HN saat ini masih DPO,” jelasnya.

Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah korban bernama Heri Supriadi (54), warga Jakarta Utara, ditemukan tewas mengenaskan di dalam kabin truk Hino hijau bernomor polisi B 9080 UXQ pada Minggu (3/5/2026).

Baca Juga  Karhutla Riau Bertambah 87,9 Hektare

Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi terikat, mulut dilakban dan sebagian tubuhnya ditutupi koran.

Truk tersebut terparkir di wilayah Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Terungkapnya kasus bermula dari kecurigaan pengurus kendaraan, Willy Tikaso, yang memantau posisi truk melalui sistem GPS.

Ia merasa janggal karena kendaraan berhenti terlalu lama di satu lokasi tanpa pergerakan.

Willy kemudian meminta pendampingan polisi untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Saat kabin truk dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di bagian belakang kursi sopir.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara langsung mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.

Dari hasil penyelidikan sementara, kasus ini diduga berkaitan dengan upaya penguasaan muatan minyak goreng merek MinyakKita sebanyak 20 ton dengan nilai diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Baca Juga  GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau Ungkap 1.026 Kasus Narkotika dalam Empat Bulan

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa lakban dan senjata airsoft gun yang diduga digunakan saat aksi berlangsung.

Senjata tersebut diketahui diperoleh dari seseorang berinisial P yang kini masih dalam pendalaman penyidik.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah sebelumnya memang sempat memberi sinyal bahwa pihaknya telah mengantongi identitas tersangka dan tinggal menunggu waktu untuk melakukan pengungkapan resmi.

“Insya Allah dalam waktu dekat segera kita rilis, kalau tersangkanya sudah kita pegang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu satu pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan aksi tersebut.

Polisi juga terus mendalami motif lengkap serta peran masing-masing pelaku dalam kasus pembunuhan sopir truk yang menggegerkan warga Pekanbaru itu.