BeritaUtama

Empat Korban Lagi Ditemukan Tewas akibat Galodo Malalak

×

Empat Korban Lagi Ditemukan Tewas akibat Galodo Malalak

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan mengevakuasi warga dan jenazah korban galodo di Jorong Toboh, Malalak, Kamis (27/11). Proses pencarian masih terus dilakukan di tengah akses yang terputus. (Ist/ Ingatlah)
Petugas gabungan mengevakuasi warga dan jenazah korban galodo di Jorong Toboh, Malalak, Kamis (27/11). Proses pencarian masih terus dilakukan di tengah akses yang terputus. (Ist/ Ingatlah)

INGATLAH.COM – Empat korban kembali ditemukan meninggal dunia akibat galodo di Malalak, Kabupaten Agam, Kamis (27/11) siang.

Temuan terbaru ini menambah jumlah korban sebelumnya yang dilaporkan dua orang meninggal dan satu masih hilang.

Walijorong Toboh, Hasbi, menyampaikan bahwa keempat jenazah saat ini tengah dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut.

Ia menyebut, sejak malam tadi warga bersama relawan terus melakukan pencarian terhadap 14 orang yang belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang wilayah itu.

Baca Juga  Longsor di Fly Over Kelok 9, Jalur Sumbar–Riau Masih Bisa Dilalui

“Warga masih mengevakuasi mereka yang terjebak dan mengumpulkan jenazah yang sudah ditemukan. Jika ada yang bisa menghubungi tim SAR, mohon kirimkan tim medis karena banyak pengungsi yang membutuhkan pertolongan,” ujar Hasbi.

Sebelumnya diberitakan, galodo yang menghantam Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak menyebabkan sejumlah rumah rusak parah dan sebagian hilang tersapu air bah.

Dua warga telah dilaporkan meninggal dan satu hilang, namun aparat belum bisa memastikan apakah korban terbaru merupakan bagian dari daftar sebelumnya.

Baca Juga  Wako Padang Perintahkan Evakuasi 5 Mahasiswa Terjebak di Sungai Bangek

Wali Nagari Malalak Timur, Abdul Hanif, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data dampak galodo karena situasi di lapangan sangat menyulitkan.

“Kami belum bisa memastikan jumlah warga terdampak. Malalak nyaris terisolasi karena akses jalan banyak yang terputus,” ujarnya.

Hingga siang ini, upaya pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.