INGATLAH.COM – Sejumlah warga diduga tertimbun galodo atau banjir bandang di kawasan Silaing, Padang Panjang, pada Kamis siang (27/11/2025).
Dalam waktu hampir bersamaan, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan penemuan dua jenazah di aliran Sungai Lembah Anai.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKBP Pifzen Finot, membenarkan adanya dugaan korban yang tertimbun material galodo di sekitar Jembatan Kembar Silaing.
Namun, ia menegaskan bahwa informasi mengenai jumlah maupun kondisi korban belum dapat dipastikan.
“Kalau korban tertimbun galodo di Jembatan Kembar Silaing ada, tapi bagaimana kondisi korban dan jumlahnya masih belum bisa kami konfirmasi. Nanti kami update,” ujar Pifzen saat dihubungi, Kamis.
Ia menjelaskan, material banjir bandang tidak hanya menimbun sebagian badan jembatan, tetapi juga menghanyutkan sejumlah rumah warga yang berada di tepi sungai.
“Ada beberapa rumah yang terbawa arus galodo,” katanya.
Terkait informasi penemuan mayat di aliran Sungai Lembah Anai, Pifzen mengaku belum menerima laporan resmi. “Kami belum terima laporan,” ujarnya.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang kawasan Jembatan Kembar di Padang Panjang dan menimbun sebagian struktur jembatan.
Akibatnya, akses transportasi Padang–Bukittinggi terputus total.





