INGATLAH.COM – Mutasi puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tak hanya menjadi perhatian kalangan birokrasi, tetapi juga memunculkan respons dari mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.
Pasalnya, dalam perombakan jabatan yang dilakukan Pemko Pekanbaru, dua adik kandung Muflihun yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) turut mengalami pergeseran posisi. Keduanya adalah Mardiansyah dan Rinaldy.
Menanggapi hal tersebut, Muflihun akhirnya buka suara melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Namun alih-alih melontarkan kritik atau protes, ia justru menyampaikan pesan penuh ketegaran kepada kedua adiknya.
Muflihun mengaku mengetahui kabar mutasi tersebut dari pemberitaan media yang dibacanya pada Rabu pagi.
“Saya membaca berita terkait mutasi pejabat di Pemerintah Kota Pekanbaru. Saya melihat nama adik saya, Mardiansyah, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman kemudian dipindahkan menjadi Kepala Dinas Pertanahan dan selanjutnya ditempatkan sebagai staf ahli,” ujarnya dikutip dari riauonline.co.id
Dalam pesannya, Muflihun mengingatkan bahwa mereka berasal dari keluarga ASN yang telah lama mengabdikan diri untuk Kota Pekanbaru. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat jauh lebih penting dibandingkan jabatan yang diemban.
“Kita terlahir dari keluarga ASN. Papa dan mama kita juga ASN yang mengabdi di Kota Pekanbaru,” katanya.
Ia juga mengenang jasa sang ayah yang disebut turut berperan dalam sejarah pembangunan daerah.
“Bahkan papa kita merupakan salah satu tokoh yang ikut menandatangani perpindahan ibu kota Provinsi Riau pada tahun 1957. Ini rumah kita, ini kampung kita. Kita mencintai Pekanbaru,” ungkapnya.
Tak hanya ditujukan kepada Mardiansyah, pesan itu juga disampaikan kepada Rinaldy yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru dan kini menempati jabatan kepala bidang di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Muflihun meminta kedua adiknya tetap menjalankan tugas sebagai ASN dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme, apa pun posisi yang dipercayakan kepada mereka.
“Jabatan itu amanah. Tetap mengabdi. Semoga tanah bertuah ini memberikan doa terbaik untuk kita semua,” ujarnya.
Dengan nada penuh keikhlasan, Muflihun juga meminta kedua adiknya menerima keputusan mutasi tersebut dengan lapang dada dan tidak larut dalam kekecewaan.
“Tidak apa-apa adik-adikku. Yang penting kalian tetap ASN. Fokus juga mengurus mama yang saat ini sedang kurang sehat. Apa pun yang orang-orang buat kepada kita hari ini, terima saja dengan lapang dada,” pesannya.
Di akhir pernyataannya, Muflihun menyampaikan kalimat yang menyentuh dan menjadi perhatian publik.
“Tegakkan kepala. Insya Allah kita masih punya Allah SWT,” tutupnya.
Diketahui, sebanyak 42 ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru dilantik dan menempati jabatan baru dalam prosesi yang dipimpin Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (10/6/2026). Mutasi tersebut disebut sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen talenta untuk menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.





