INGATLAH.COM – Aparat gabungan masih memburu 2 dari 6 tahanan yang nekat melarikan diri saat akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (11/6/2026).
Sementara empat tahanan lainnya berhasil ditangkap kembali tidak lama setelah aksi pelarian yang sempat menghebohkan kawasan pengadilan tersebut.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Mey Ziko, membenarkan bahwa hingga Kamis sore proses pengejaran terhadap dua tahanan yang tersisa masih terus dilakukan.
“Benar, empat orang sudah berhasil diamankan kembali. Sementara dua lainnya masih dalam pengejaran intensif oleh tim gabungan,” kata Mey Ziko kepada INGATLAH.COM.
Menurutnya, empat tahanan yang berhasil ditangkap kembali telah dikembalikan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru untuk melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan.
Sementara itu, personel gabungan dari kepolisian, kejaksaan, dan petugas pengamanan lainnya terus bergerak melakukan penyisiran di sejumlah lokasi guna mempersempit ruang gerak dua tahanan yang masih buron.
“Masih tinggal dua lagi yang sedang diburu,” ujarnya.
Mey Ziko mengatakan, pihaknya belum dapat menyampaikan secara rinci identitas para tahanan maupun kronologi lengkap kejadian karena fokus utama saat ini masih tertuju pada upaya pengejaran.
“Empat sudah dibawa kembali ke Lapas. Untuk detail lainnya, kami masih di lapangan,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden pelarian terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat para tahanan tiba di Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk menjalani agenda persidangan.
Situasi mendadak berubah kacau ketika enam tahanan berupaya melarikan diri dari pengawasan petugas. Aksi tersebut sempat memicu kepanikan di sekitar area pengadilan karena para tahanan berhamburan ke berbagai arah untuk menghindari kejaran aparat.
Petugas yang berada di lokasi langsung melakukan pengejaran cepat. Hasilnya, empat tahanan berhasil diamankan kembali dalam waktu relatif singkat, sementara dua lainnya berhasil lolos dan hingga kini masih dalam pencarian.
Aparat gabungan terus mengembangkan informasi dan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian para tahanan tersebut. Di sisi lain, insiden ini juga menjadi perhatian serius karena terjadi di lingkungan pengadilan yang seharusnya berada dalam pengamanan ketat.
Selain memburu tahanan yang masih buron, pihak berwenang juga diperkirakan akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pengawalan dan pengamanan tahanan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.





