INGATLAH.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat, menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian dilakukan setelah puluhan siswa dan guru MTsN 1 Pariaman diduga mengalami keracunan, Senin (14/9/2026).
Asisten II Setdako Pariaman, Nazifah, mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Pemko Pariaman telah berkoordinasi dengan pihak pengelola SPPG.
“Kita hentikan sementara, kita sudah koordinasi dengan koordinatornya,” kata Nazifah, dikutip dari Katasumbar.
Nazifah menyebut sedikitnya 84 orang mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan MBG. Dari jumlah tersebut, seorang di antaranya merupakan guru.
Menurut dia, Pemko Pariaman akan melakukan pengawasan terhadap penanganan kasus tersebut.
Pemerintah daerah juga memastikan kondisi para korban terus dipantau melalui Dinas Kesehatan.
“Jadi tim akan terus memantau memastikan. Itu melalui Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Pemko Pariaman kini menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa dan guru.
Kasus dugaan keracunan yang berkaitan dengan program MBG ini menambah daftar kejadian serupa di Sumatera Barat.
Untuk kasus di MTsN 1 Pariaman, penyebab pasti munculnya gejala pada siswa dan guru masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.





