RiauPekanbaru

Api Padam, Bara di Bawah Gambut Belum Mati! Polsek Payung Sekaki dan Tim Gabungan Turun Lagi

×

Api Padam, Bara di Bawah Gambut Belum Mati! Polsek Payung Sekaki dan Tim Gabungan Turun Lagi

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Kobaran api di lahan bekas kebakaran di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, berhasil dikendalikan. Namun, perang melawan karhutla belum selesai. Tim gabungan masih menemukan asap yang keluar dari lapisan gambut sehingga pendinginan harus dilakukan berulang untuk memastikan bara benar-benar mati.

Tim gabungan dipimpin Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L Gaol, S.H., M.M., turun sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu (29/8/2026). Lokasi penanganan berada di Jalan Riau Ujung Baru, Gang Syeh Siti Jenar, dengan luas lahan bekas terbakar sekitar 2,5 hektare.

Sebanyak 34 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Kekuatan itu terdiri dari 10 personel Polri, 5 TNI, 12 BPBD Kota Pekanbaru, 1 MPA, 4 personel kecamatan dan 2 personel kelurahan.

Baca Juga  BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Petir di Riau, Hotspot Justru Melonjak Jadi 67 Titik

Petugas menyemprotkan air secara menyeluruh ke area bekas terbakar. Titik-titik yang masih mengeluarkan asap menjadi sasaran utama karena diduga terdapat bara yang bertahan di permukaan hingga bawah tanah.

Kondisi lahan gambut membuat penanganan tak bisa dilakukan secara biasa. Petugas harus mengurai vegetasi lapuk sekaligus membongkar tanah gambut menggunakan peralatan manual agar air dapat meresap lebih dalam dan mematikan bara yang tersembunyi.

AKP Rafidin L Gaol mengatakan, petugas tidak ingin mengambil risiko dengan menyatakan lokasi aman sebelum seluruh titik asap benar-benar hilang.

“Kami tidak ingin bara yang masih berada di bawah gambut kembali menjadi api. Karena itu, pendinginan dilakukan secara menyeluruh dan akan kami cek kembali sampai benar-benar dipastikan aman,” ujar Rafidin.

Baca Juga  Satgas Anti Narkoba Polda Riau Ringkus 4 Pengedar Sabu di Panger, 19 Paket Diamankan

Menurutnya, kondisi panas, angin cukup kencang, gambut yang dalam dan kering serta minimnya sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Bahkan, akses menuju lokasi harus ditempuh menggunakan jalur darat dan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Meski demikian, hingga pukul 18.00 WIB api telah berhasil dikendalikan. Petugas masih menemukan asap dari sisa vegetasi yang terbakar di bawah gambut sehingga pendinginan lanjutan dijadwalkan kembali pada Minggu (30/8/2026) pukul 08.00 WIB.

Pemilik lahan saat ini masih dalam penyelidikan. Polisi bersama tim gabungan juga memastikan kondisi sekitar tetap dipantau untuk mencegah api kembali muncul dan merembet ke area lain.