RiauPekanbaru

10 Tanaman Obat Ditanam, KKN UMRI Titip Pesan Kesehatan untuk Warga Tuah Negeri

×

10 Tanaman Obat Ditanam, KKN UMRI Titip Pesan Kesehatan untuk Warga Tuah Negeri

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Sepuluh jenis tanaman obat kini menghiasi area Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kelurahan Tuah Negeri, Pekanbaru. Di balik hijaunya tanaman tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI membawa misi sederhana: menanam manfaat sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan.

Program pengabdian itu digelar pada Senin (24/8/2026) dengan melibatkan 25 mahasiswa KKN di bawah pendampingan DPL Dr. Radhiyatul Fitri, M.Ag. Mahasiswa bersama warga bahu-membahu menyiapkan media tanam, menanam dan menata area TOGA.

Tanaman yang diperkenalkan meliputi kumis kucing, binahong, jahe merah, kunyit hitam, keji beling, sirih, pohon jarak, lidah buaya, serai dan kencur.

Baca Juga  15 Ruko Ludes Terbakar di Pasar Kuok, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Agar kegiatan tidak berhenti sebagai aksi penghijauan, mahasiswa turut memberikan edukasi melalui poster yang menjelaskan nama dan manfaat tanaman. Dengan cara itu, warga diajak mengenali potensi tanaman yang dapat tumbuh di lingkungan sekitar.

DPL KKN Kelompok 10, Dr. Radhiyatul Fitri, M.Ag., menegaskan bahwa keberlanjutan program menjadi hal penting setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian.

“Harapannya, tanaman yang telah ditanam tidak hanya menjadi bagian dari program KKN, tetapi dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Baca Juga  Polisi Imbau Warga Rangsang Barat Waspada, Jangan Berenang Saat Air Pasang

Semangat tersebut menjadi pesan utama program TOGA: lahan yang sederhana dapat disulap menjadi ruang hijau yang edukatif dan bernilai. Bagi mahasiswa, setiap tanaman yang ditanam sekaligus menjadi simbol gotong royong, kepedulian dan hubungan yang semakin erat dengan masyarakat.

Kini, tantangannya bukan lagi sekadar menanam, tetapi memastikan tanaman tersebut tetap tumbuh dan dirawat. Sebab, manfaat terbesar program TOGA justru akan terasa ketika kegiatan KKN telah berakhir.