INGATLAH.COM — Berawal dari Dusun 2 Solok, Desa Pulau Payung, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau, Ebel Vigrajuska Asri berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan. Lulusan S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau itu kini tercatat sebagai salah satu mahasiswa berprestasi dengan sederet penghargaan dari tingkat daerah, nasional hingga internasional.
Putra pasangan Khairil Asri dan Hernita itu menunjukkan konsistensinya sejak 2023. Berbagai kompetisi di bidang esai, karya tulis ilmiah, business plan, startup, inovasi hingga forum internasional berhasil ditaklukkannya.
Puncaknya pada 2025, Ebel menjadi Juara 1 PILMAPRES Program Sarjana Universitas Riau. Ia kemudian kembali menjadi yang terbaik dalam PILMAPRES Regional LLDIKTI Wilayah XVII Riau-Kepulauan Riau di Batam Tourism Polytechnic.
Prestasi tersebut mengantarkan Ebel semakin percaya diri tampil di level internasional. Pada 2026, dalam 2nd International Student Competition (ISC) × CEM Universiti Putra Malaysia di Kuala Lumpur, ia berhasil meraih Grand Champion, 3rd Winner, Gold Medal dan Best Paper International Essay Competition.
Ebel juga berhasil menjadi Juara 1 Kompetisi Esai SDG Academy Indonesia yang digelar Bappenas dan SDG AI di Menara Kompas, Jakarta Pusat. Di Riau, ia meraih Juara 1 QRIS Jelajah Indonesia Kuliner Riau yang diselenggarakan Bank Indonesia dan Bank Indonesia Riau.
Tak hanya mengandalkan kemampuan akademik, Ebel juga aktif dalam berbagai forum kepemudaan internasional. Pada 2025, ia menjadi 3rd Top Speaker Global Education 3 Countries yang melibatkan Singapura, Malaysia dan Thailand serta menjadi delegasi berbagai program internasional dengan skema fully funded.
Di ajang IYEN SDGs Pitch Competition di Kuala Lumpur, Malaysia, Ebel meraih 1st Best Project Innovation, 2nd Best Innovation Video dan 3rd Best Presentation.
Sederet prestasi tersebut melengkapi catatan penghargaan Ebel sejak 2023. Ia pernah meraih berbagai juara dalam kompetisi startup, business plan, esai ilmiah, opini, karya tulis ilmiah dan kompetisi surat terbuka.
Bagi keluarga, perjalanan tersebut bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Prestasi Ebel lahir dari proses panjang, keberanian mengikuti kompetisi dan kemauan untuk terus belajar.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga melihat Ebel bisa sampai sejauh ini. Dari Rumbio Jaya, dia bisa membawa nama Kampar dan Riau dalam berbagai kompetisi sampai ke tingkat internasional. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” kata Khairil Asri dan Hernita, Minggu (23/8/2026).
“Mudah-mudahan Ebel tetap rendah hati dan tidak berhenti belajar. Prestasi yang sudah diraih jangan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kampar dan Riau untuk berani bermimpi dan berani bersaing,” ungkap keduanya.
Perjalanan Ebel menjadi gambaran bahwa mahasiswa dari daerah memiliki peluang yang sama untuk menembus kompetisi bergengsi, selama dibarengi kerja keras, keberanian dan konsistensi.





