SumbarBeritaPadang

Satbrimob Polda Sumbar Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sejumlah Titik Kota Padang

×

Satbrimob Polda Sumbar Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sejumlah Titik Kota Padang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan puluhan personel Search and Rescue (SAR) untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Padang, Senin (3/8/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi sejak siang hari.

Sebanyak 71 personel SAR diterjunkan dan dibagi ke dalam lima tim. Mereka disebar ke empat lokasi terdampak, yakni Kampung Lapau Munggu Guo, Kecamatan Kuranji, Air Pacah, Tunggul Hitam, serta Perumahan Villa Bukit Gading III di kawasan Sungai Sapih.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan pengerahan personel dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan mengenai banjir yang merendam sejumlah kawasan di Kota Padang.

“Sejak menerima laporan terjadinya banjir, personel Satbrimob Polda Sumbar langsung bergerak ke lokasi untuk melaksanakan evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini,” kata Susmelawati.

Baca Juga  Diduga Melanggar Prosedur saat Amankan Pelaku Tawuran, 17 Personel Ditsamapta Polda Sumbar Jalani Sidang Etik

Ia menjelaskan, sebanyak 10 personel bertugas di Kampung Lapau Munggu Guo. Sementara itu, 28 personel yang dibagi dalam dua tim dikerahkan ke kawasan Air Pacah.

Sebanyak 18 personel ditempatkan di Tunggul Hitam, sedangkan 15 personel lainnya melakukan evakuasi di Perumahan Villa Bukit Gading III, Sungai Sapih.

Untuk mendukung operasi penyelamatan, seluruh personel dilengkapi berbagai peralatan SAR, mulai dari perahu karet, jaket pelampung, helm keselamatan, tali penyelamatan, alat komunikasi hingga kendaraan operasional.

Peralatan tersebut digunakan untuk menjangkau kawasan yang masih tergenang banjir dan sulit diakses kendaraan biasa.

“Seluruh personel telah dilengkapi peralatan SAR sesuai standar sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan maksimal. Mereka juga terus bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi apabila masih ada warga yang memerlukan bantuan,” ujarnya.

Baca Juga  Izin Tambang 38 Hektare di Rokan Hulu Picu Keresahan Warga

Selain mengevakuasi warga, personel Satbrimob juga memprioritaskan penyelamatan kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan perempuan untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Petugas turut membantu masyarakat selama proses evakuasi berlangsung.

Hingga Senin malam, personel Satbrimob Polda Sumbar masih bersiaga di sejumlah titik banjir.

Polda Sumbar juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir serta memastikan kondisi tetap terkendali.

Polda Sumbar mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi.

Warga yang membutuhkan bantuan darurat diminta segera menghubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.