Berita

Banjir Saniang Baka Solok, Satu Rumah di Tepi Sungai Hanyut Terbawa Arus

×

Banjir Saniang Baka Solok, Satu Rumah di Tepi Sungai Hanyut Terbawa Arus

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan air sungai di kawasan Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, pada Jumat dini hari (2/1).

Musibah ini mengakibatkan satu unit rumah warga yang berlokasi di tepian sungai hanyut terseret arus yang sangat kuat.

Kapolsek X Koto Singkarak, Iptu Ronald Hidayat, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Peningkatan debit air yang drastis akibat cuaca ekstrem menyebabkan sungai tak lagi mampu menampung volume air hingga meluber ke area permukiman.

“Kebetulan dikarenakan hujan lebat, air sungai besar. Untuk rumah yang hanyut itu merupakan bangunan yang sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan akibat banjir yang pernah melanda kawasan tersebut,” jelas Iptu Ronald Hidayat, Jumat (2/1).

Baca Juga  Zigo Rolanda Optimalkan Intake Taban PDAM Pascabanjir di Padang

Faktor Sedimentasi dan Kerentanan Bangunan Posisi rumah yang berada tepat di bibir sungai menjadi faktor utama kerentanan bangunan.

Mengingat struktur rumah tersebut sudah mengalami kerusakan pada bencana sebelumnya, terjangan arus kali ini langsung merobohkan dan menghanyutkan sisa bangunan tersebut.

Meskipun arus sungai dilaporkan mulai melandai pada Jumat pagi, Iptu Ronald menyoroti persoalan sedimentasi yang menjadi pemicu cepatnya air naik ke permukaan.

Pengendapan material yang tebal di dasar sungai membuat daya tampung air berkurang secara signifikan.

Baca Juga  Diguyur Hujan, Palembayan Banjir dan Longsor Terjang Beberapa Titik di Agam

“Kendalanya sedimentasi di sungai itu masih tebal dan tinggi, makanya kalau hujan datang air langsung naik,” tambah Iptu Ronald.

Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, pihak Polsek X Koto Singkarak telah menginstruksikan masyarakat, terutama yang berada di zona merah, untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi saat hujan mulai turun.

“Insyaallah untuk warga sudah kami imbau untuk bergeser ke posisi yang aman dulu sebagai langkah antisipasi,” tutupnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan keselamatan warga di sekitar bantaran sungai. (*)