EkonomiBengkalisRiau

Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Ikan Lomek Jadi Abon Bernilai Ekonomi Tinggi di Bengkalis

×

Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Ikan Lomek Jadi Abon Bernilai Ekonomi Tinggi di Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Ikan Lomek Jadi Abon Bernilai Ekonomi Tinggi di Bengkalis
Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Ikan Lomek Jadi Abon Bernilai Ekonomi Tinggi di Bengkalis

INGATLAH.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 menghadirkan inovasi pengolahan hasil perikanan melalui pelatihan pembuatan abon berbahan dasar ikan lomek dan ikan tongkol di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pelatihan tersebut digagas oleh sepuluh mahasiswa Kukerta UNRI, yakni Wulan Kartika Sari, Muhammad Baihaqi, Anisa Fitriani, Syukri Hidayat, Alfatonah, Nur Rahma Safitri, Suci Puspita Dewi, Rista Juita Manurung, Marito Aktavia Silitonga, dan Mohammad Faiz Anugrah, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti, S.Sos., M.Si.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya pemuda desa dan ibu-ibu PKK Desa Sungai Batang yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan.

Baca Juga  Aksi Kamisan di Pekanbaru, Mahasiswa Unri Serukan Lawan Politik Dinasti

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memberikan praktik langsung pembuatan abon, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang pengolahan yang higienis, teknik pengemasan, hingga strategi menjaga kualitas produk agar memiliki daya jual yang tinggi.

Selama ini, ikan lomek umumnya hanya dikonsumsi sebagai lauk sehari-hari atau dijual dalam kondisi segar. Padahal, dengan pengolahan yang tepat, ikan tersebut dapat menjadi produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi, lebih tahan lama, serta memiliki peluang pemasaran yang lebih luas.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mencoba langsung proses pembuatan abon bersama mahasiswa Kukerta, mulai dari tahap pengolahan hingga pengemasan.

Baca Juga  UNRI Kukuhkan 4 Guru Besar, Perkuat Reputasi Internasional dan Akreditasi Unggul

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal Desa Sungai Batang, khususnya di sektor perikanan.

Ketua PKK Kabupaten Bengkalis, Agustina, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Dengan adanya inovasi abon ini, semoga dapat terus dikembangkan dan diolah secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Kukerta Berdampak UNRI 2026 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi desa.

Diharapkan keterampilan yang telah diberikan mampu melahirkan produk unggulan, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hasil perikanan yang lebih bernilai.