INGATLAH.COM – Subuh yang seharusnya tenang berubah menjadi mencekam di Kilometer 2 Tol Pekanbaru-Dumai, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.
Sebuah Bus Pelangi menghantam bagian belakang truk tronton yang melaju di depannya. Diduga, pengemudi bus mengalami microsleep atau tertidur sesaat, sehingga kehilangan kendali.
Dalam hitungan detik, benturan keras tak terhindarkan dan memicu kecelakaan tragis.

Dampak tabrakan terlihat jelas dari kondisi kendaraan. Bagian depan Bus Pelangi ringsek parah setelah menghantam bak truk.
Sementara itu, truk tronton terdorong keluar badan jalan hingga masuk ke dalam parit di sisi tol. Puing-puing berserakan, menjadi saksi bisu kerasnya benturan yang terjadi di pagi itu.

Di tengah kepanikan, para penumpang berusaha menyelamatkan diri dari dalam bus yang rusak berat. Sebagian mengalami luka dan harus dievakuasi dengan bantuan petugas.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama tim dari PT Hutama Karya bergerak cepat memberikan pertolongan pertama serta mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Petugas tampak sigap mengamankan lokasi kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta memastikan tidak terjadi kecelakaan susulan. Sebanyak 18 orang menjadi korban dalam insiden ini, dengan 16 orang mengalami luka-luka.
Dua korban meninggal dunia, termasuk seorang balita berusia dua tahun, menambah duka mendalam dalam peristiwa tersebut.

Di balik proses evakuasi, tersimpan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Fakta bahwa pengemudi bus meninggalkan lokasi setelah kecelakaan menambah perhatian serius dalam kasus ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya microsleep saat berkendara. Hanya dalam beberapa detik kehilangan konsentrasi, nyawa bisa melayang dan tragedi tak terhindarkan.





