Riau

BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pelalawan dan Pekanbaru

×

BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pelalawan dan Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pelalawan dan Pekanbaru
BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pelalawan dan Pekanbaru

INGATLAH.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru pada Sabtu (30/5/2026).

Meski demikian, secara umum cuaca di Provinsi Riau masih didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Deby C mengatakan pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis berdasarkan hasil pengamatan citra radar cuaca BMKG.

“Berdasarkan pengamatan citra radar cuaca BMKG terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Memasuki siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Sementara pada sore hari, hujan ringan berpotensi turun di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan.

Adapun pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca diperkirakan udara kabur hingga berawan dengan peluang hujan ringan di sebagian wilayah Kota Pekanbaru.

Baca Juga  Presiden Prabowo Unggah Foto Salaman Dengan Donald Trump, Ada Apa?

BMKG juga menyatakan tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau pada hari ini. Kondisi cuaca secara umum masih relatif aman untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Suhu udara di Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 35 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 hingga 99 persen.

Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam.

Sementara untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

“Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran dan nelayan skala kecil,” jelas Deby.

Di sisi lain, BMKG juga mencatat adanya 279 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB.

Baca Juga  Dari Niat Menikah, Oktavianus Menemukan Hidayah Islam di Masjid Raya An Nur Pekanbaru

Aceh menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 98 titik, disusul Sumatera Selatan sebanyak 96 titik.

Selain itu, Bengkulu tercatat memiliki 32 titik panas, Sumatera Utara 26 titik, Bangka Belitung 11 titik, Lampung 5 titik, dan Jambi 3 titik.

Untuk wilayah Riau, terdeteksi sebanyak 8 titik panas yang tersebar di tiga kabupaten.

Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 4 titik, disusul Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 3 titik dan Kabupaten Kuantan Singingi 1 titik.

“Total titik panas di Provinsi Riau terpantau sebanyak delapan titik yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir, Kuantan Singingi, dan Pelalawan,” kata Deby.

Meski jumlah hotspot di Riau masih tergolong rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera, masyarakat tetap diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.