Pekanbaru

Jelang Idul Adha, Distankan Pekanbaru Pastikan 3.514 Sapi Kurban Bebas PMK

×

Jelang Idul Adha, Distankan Pekanbaru Pastikan 3.514 Sapi Kurban Bebas PMK

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.

Hingga pertengahan Mei 2026, petugas memastikan belum ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi kurban di wilayah Kota Pekanbaru.

Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Maisisco, mengungkapkan sebanyak 3.514 ekor sapi kurban telah terdata untuk kebutuhan Idul Adha tahun ini.

Seluruh hewan yang masuk ke Pekanbaru diwajibkan menjalani vaksinasi PMK sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit.

“Sejak Januari 2026 hingga saat ini, nihil kasus PMK di Pekanbaru. Setiap hewan kurban yang lolos pemeriksaan nantinya akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) serta izin layak potong,” kata Maisisco, Minggu.

Baca Juga  Polsek Payung Sekaki Bagikan 400 Masker untuk Lindungi Warga dari Udara Buruk

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tim lapangan bersama petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Tidak hanya memantau kondisi umum, petugas juga memeriksa kesehatan fisik hewan mulai dari bentuk tubuh, kondisi kaki, hingga kesehatan mata, hidung, dan gigi.

Menurut Maisisco, pengawasan terhadap hewan kurban sebenarnya sudah berlangsung sejak lima bulan terakhir.

Langkah tersebut dilakukan karena sebagian besar sapi kurban telah dipelihara peternak lokal jauh sebelum perayaan Idul Adha.

“Pemeriksaan rutin terus dilakukan di lokasi pemeliharaan maupun titik penjualan untuk memastikan hewan tetap sehat hingga waktu penyembelihan,” ujarnya.

Baca Juga  Misteri Hilangnya Hendra Akhirnya Terungkap, Ditemukan Tak Bernyawa di DPRD Riau

Distankan Pekanbaru juga dijadwalkan menyerahkan SKKH kepada para pemilik hewan sekitar satu pekan sebelum Idul Adha.

Dokumen tersebut menjadi syarat wajib yang harus dimiliki sebelum hewan dibawa ke lokasi pemotongan.

Pemeriksaan ketat ini diharapkan mampu menjamin kesehatan hewan kurban sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memilih hewan yang layak dan sehat untuk dikurbankan saat Idul Adha nanti.