HukrimRokan HilirUtama

Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal

×

Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal

Sebarkan artikel ini
Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal
Beginilah penampakan saat jenazah korban di rumah duka.

INGATLAH.COM – Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis akibat kondisi kesehatan yang memburuk.

Aparat kepolisian kini menyelidiki dugaan tindak kekerasan seksual yang mungkin terkait dengan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir, AKP Kris Tofel, menjelaskan bahwa peristiwa ini terungkap saat korban dibawa orang tuanya ke fasilitas kesehatan karena mengalami demam.

Dalam pemeriksaan awal, tenaga medis menemukan adanya luka serius pada bagian tubuh korban yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Terungkap, Ini Identitas Tahanan yang Kabur dari Polres Rohil

“Korban sempat dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, kondisinya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (3/5).

Berdasarkan keterangan medis awal, korban diduga meninggal akibat infeksi yang muncul dari luka yang dialaminya.

Untuk memastikan penyebab pasti kematian sekaligus mendalami dugaan tindak pidana, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan autopsi.

Polisi saat ini melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk visum et repertum, autopsi, serta pemeriksaan laboratorium forensik.

Baca Juga  UAS di Sidang Abdul Wahid: Saya Tak Pernah Membela Saudara Kandung Seperti Membela Beliau

“Kami masih menunggu hasil autopsi dan uji laboratorium untuk memastikan apakah ada keterkaitan antara dugaan peristiwa yang dialami korban dengan penyebab kematiannya,” jelas AKP Kris Tofel.

Dari lokasi kejadian, petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban serta perlengkapan tempat tidur yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Hingga kini, pihak kepolisian terus mendalami kasus ini guna mengungkap fakta yang sebenarnya dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.