Ekonomi

Dirut Bank Muamalat Imam Teguh Saptono Raih Best CEO 2025

×

Dirut Bank Muamalat Imam Teguh Saptono Raih Best CEO 2025

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Imam Teguh Saptono, berhasil menyabet penghargaan bergengsi Best CEO 2025.

Apresiasi yang diselenggarakan oleh SWA Media Group bekerja sama dengan Dunamis Organization Services ini diberikan atas kesuksesan Imam dalam menunjukkan kepemimpinan inspiratif serta ketangguhan membawa perusahaan menghadapi tantangan bisnis yang dinamis.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Best CEO & CFO Forum yang berlangsung di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Dalam sambutannya, Imam menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di Bank Muamalat.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada SWA Media Group dan Dunamis Organization Services. Penghargaan ini tentunya bukan prestasi personal saya semata, tapi buah dari dedikasi dan kerja sama seluruh karyawan di Bank Muamalat dalam membangun ekosistem syariah yang saling menguatkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai good corporate governance (GCG),” ungkap Imam.

Sejak mengemban amanah sebagai Direktur Utama pada Maret 2025, Imam dihadapkan pada misi besar untuk memulihkan trust atau kepercayaan masyarakat.

Baca Juga  Tak Ada Kenaikan BBM per April 2026, Pertamina Fokus Jaga Pasokan

Menurutnya, kredibilitas adalah pondasi utama dalam industri perbankan syariah yang sangat kritis sekaligus spiritual.

“Kita berhadapan dengan pasar yang sangat kritis dan spiritual sekaligus. Mereka ingin bank yang tidak hanya Islami, tapi juga bermartabat dan terpercaya,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Imam menginisiasi Turnaround Plan berbasis nilai. Strategi ini tidak mengedepankan perbaikan performa secara artifisial, melainkan menyentuh aspek fundamental organisasi.

“Kami tidak memulai dari kosmetik kinerja, tetapi dari hal yang paling mendasar: kesadaran kolektif bahwa krisis bukanlah aib, melainkan momentum spiritual dan manajerial untuk bangkit. Dari situ, kami menyederhanakan fokus bisnis, menghentikan ekspansi yang tidak sehat, dan mengalihkan energi organisasi ke segmen-segmen yang benar-benar kami pahami dan kuasai, khususnya ekosistem haji dan umrah, pembiayaan emas, dan ritel yang resilient,” tuturnya.

Baca Juga  BMM Kirim Relawan Ekspedisi Palestina Winter Survival Musim Dingin

Transformasi yang dilakukan Imam tidak hanya menyasar aspek bisnis, tetapi juga memperkuat budaya internal.

Ia memosisikan Bank Muamalat sebagai institusi perjuangan, bukan sekadar entitas bisnis biasa. Perubahan ini berdampak langsung pada cara kerja dan kualitas pelayanan nasabah.

“Perlahan tapi pasti, trust mulai kembali, kinerja membaik, dan yang terpenting: organisasi menemukan kembali jati dirinya,” kata Imam.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan nasabah selama tiga dekade terakhir. Menurutnya, Bank Muamalat tetap berkomitmen menjadi “Jalan Hijrah Menuju Berkah” bagi masyarakat yang menginginkan masa depan keuangan yang lebih amanah.

Penetapan pemenang dilakukan melalui survei mendalam dengan pendekatan The 4 Essential Roles of Leadership.

Kriteria penilaian meliputi kemampuan menginspirasi kepercayaan, menciptakan visi, mengeksekusi strategi, hingga potensi pembimbingan (coaching).

Responden survei terdiri dari karyawan di level 3-4 di bawah CEO, dengan turut mempertimbangkan kinerja perusahaan secara keseluruhan sebagai variabel penentu. (*)