INGATLAH – Simpang Tabuik, Kota Pariaman, berubah menjadi pusat keramaian pada Sabtu malam (14/2/2026).
Ribuan pengunjung memadati kawasan tersebut untuk meramaikan gelaran Car Free Night (CFN) Bermalam Minggu, sebuah program awal tahun 2026 yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Pariaman.
Kegiatan malam bebas kendaraan ini tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima di sekitar lokasi.
Agenda CFN sendiri sempat tertunda pada akhir 2025 akibat fokus pemerintah pada penanganan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, yang melanda wilayah tersebut.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, yang hadir langsung di lokasi menyatakan kekagumannya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Menurutnya, keramaian ini merupakan sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi kecil di Pariaman.
“Saya tidak menyangka malam ini ramainya luar biasa sekali dengan cuaca yang cukup mendukung, dan ini merupakan rahmat dari Allah SWT bahwasanya kita bisa berkumpul bersama, berhibur diri, sekaligus menghidupkan ekonomi kecil di Kota Pariaman ini,” ujar Mulyadi.
Mulyadi menambahkan bahwa CFN adalah bentuk kontribusi nyata pemerintah daerah untuk meramaikan suasana kota sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan pedagang melalui aktivitas belanja langsung oleh pengunjung.
Acara berlangsung semarak dengan berbagai penampilan panggung. Penonton dihibur oleh Band Pemko Pariaman serta penampilan bintang tamu Rizzi KDI dan Puspa LIDA.
Selain itu, atraksi kesenian dari MTSN 3 Pariaman turut memukau ribuan pasang mata yang hadir.
Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran jajaran pejabat Pemerintah Kota Pariaman, mulai dari Ketua GOW, asisten, staf ahli, hingga para kepala OPD dan ASN yang berbaur bersama warga.
Manfaat ekonomi dari CFN dirasakan langsung oleh para pedagang. Mila, salah seorang pelaku UMKM, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu pendapatan usaha kecilnya.
Ia berharap CFN dapat terus berlanjut guna mendukung program “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga”.
Senada dengan Mila, Miran, seorang pedagang tahu bakso, juga melaporkan kenaikan omzet yang signifikan dibandingkan hari biasa.
Iaberharap Car Free Night dapat ditetapkan sebagai agenda unggulan Pemerintah Kota Pariaman ke depannya karena pengaruhnya yang besar terhadap ekonomi rakyat kecil. (*)





