Riau

Tabrak Truk, Begini Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Pelajar di Jalan Paus Pekanbaru

×

Tabrak Truk, Begini Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Pelajar di Jalan Paus Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Paus Jalur Selatan, tepatnya di dekat Simpang Jalan Asrama Haji, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Minggu (8/2/2026) pagi.

Insiden tragis ini merenggut nyawa seorang pelajar, sementara dua pelajar lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, sepeda motor Honda Vario BM 4004 QO yang dikendarai Tri Aditia (14) dengan dua penumpang, Rafandra Naufal Aqlan (13) dan Rangga Aditya (13), melaju dari arah timur menuju barat.

Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menghantam keras bagian belakang mobil Mitsubishi Dump Truck Colt Diesel BM 9045 FO yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Dump truck tersebut diketahui dikemudikan oleh Sriyono (40), warga Tapung, Kabupaten Kampar.

Baca Juga  115 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Terima Remisi Khusus Natal

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana, membenarkan kejadian kecelakaan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa sepeda motor yang ditumpangi tiga pelajar itu menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di bahu jalan.

“Benar, kecelakaan terjadi di dekat Simpang Jalan Asrama Haji. Sepeda motor yang dikemudikan rekan korban menabrak bagian belakang mobil dump truck yang sedang terparkir di pinggir jalan,” ujar AKP Satrio, Minggu (8/2/2026).

Akibat benturan keras tersebut, salah satu penumpang sepeda motor, Rafandra Naufal Aqlan (13), meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban mengalami luka berat, di antaranya benturan keras di bagian kepala dan wajah, luka di paha kanan dan dada, serta telinga mengeluarkan darah.

Sementara itu, pengendara sepeda motor Tri Aditia mengalami luka di bagian kepala serta nyeri di leher.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, Pendapatan Negara di Riau Capai Rp24,67 Triliun

Penumpang lainnya, Rangga Aditya, mengalami bengkak di kening, nyeri di perut, serta tangan kiri terkilir.

“Korban yang meninggal dunia telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, sedangkan dua korban luka dilarikan ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas AKP Satrio.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian. Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak mengizinkan anak-anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan bermotor. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas AKP Satrio. (*)