BeritaUtama

Wakapolri Distribusikan 50 Ton Bantuan Pemulihan Pascabencana di Sumbar

×

Wakapolri Distribusikan 50 Ton Bantuan Pemulihan Pascabencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Polres Padang Pariaman. (Foto: Ingatlah)

INGATLAH – Negara kembali menunjukkan kehadirannya dalam proses pemulihan pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar).

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin pelepasan distribusi bantuan logistik dan sarana prasarana dalam kunjungan strategis, Minggu (28/12).

Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa kunjungannya ke Sumbar merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan setelah sebelumnya memantau dampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

“Kami hadir untuk memastikan bahwa proses transisi dari darurat menuju pemulihan berjalan komprehensif dan menyentuh akar kebutuhan masyarakat,” tegas Wakapolri.

Wakapolri memaparkan perkembangan signifikan pembangunan jembatan darurat. Jembatan di Palembayan dan Sumani telah rampung 100 persen, disusul Malalak sebesar 80 persen, Batang Anai 75 persen, serta tahap persiapan konstruksi di X Koto Singkarak.

Baca Juga  SPPG Penyedia MBG di Pariaman Dihentikan Sementara Usai Siswa dan Guru Diduga Keracunan

Prioritas khusus diberikan pada Jembatan Salareh Aia di Kabupaten Agam yang melayani 1.136 jiwa. Saat ini, akses tersebut masih terbatas untuk pejalan kaki dan motor.

“Masyarakat mengusulkan peningkatan menjadi Jembatan Bailey agar akses ekonomi, terutama distribusi sawit, jagung, dan padi serta akses pendidikan tidak lagi terhambat,” tambahnya.

Penyaluran 50 ton bantuan dan fasilitas air bersih merupakan operasi kemanusiaan mengerahkan bantuan masif sekitar 50 ton guna memenuhi kebutuhan pokok warga.

“Sebanyak 30 ton paket sembako dikerahkan, terdiri dari 25 ton beras, gula, minyak goreng, hingga kebutuhan kesehatan dasar seperti pembalut dan popok. Selain itu, bantuan sandang seperti selimut, sarung, dan peralatan dapur turut dibagikan secara bertahap,” papar Komjen Pol Dedi.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas UMKM, Ketua DPRD Sumbar Buka Bimtek Pluzi Akademi Angkatan I

Polri juga membangun 150 titik sumur bor, 300 unit toren air, dan mengoperasikan 7 mobil tangki air. Selain itu, 11 unit alat berat disiagakan di Padang Pariaman dan Agam untuk membuka wilayah terisolir.

Hunian Sementara dan Kesiapan Pendidikan Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) kini dikebut di tiga titik diantaranya, Kapalo Koto (100 unit), Anduriang (34 unit), dan Limau Hantu (60 unit).

Di sektor pendidikan, ratusan perlengkapan sekolah serta layanan trauma healing diberikan menjelang masa masuk sekolah.

“Operasi distribusi ini diperkuat oleh 200 personel gabungan dengan armada 100 unit kendaraan roda dua, ambulans, dan konvoi logistik terpadu. Sinergi antara pusat dan daerah ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi Sumbar untuk segera bangkit dari keterpurukan pascabencana,” pungkas Wakapolri. (*)