UtamaBerita

Natal 2025, Umat Katolik Seluruh Indonesia Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

×

Natal 2025, Umat Katolik Seluruh Indonesia Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini
Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo di Gereja Katedral, Jakarta Pusat (Adrial Akbar/detikcom)
Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo di Gereja Katedral, Jakarta Pusat (Foto: Adrial Akbar)

INGATLAH – Umat Katolik di seluruh Indonesia menggelar penggalangan dana bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera bertepatan dengan perayaan Natal 2025.

Aksi solidaritas ini dilakukan secara serentak oleh paroki dan keuskupan di berbagai daerah.

Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan umat Katolik terhadap sesama yang tengah mengalami penderitaan.

“Umat Katolik di seluruh Indonesia bersatu hati dengan saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Perayaan Natal ini kami wujudkan dengan mengumpulkan dana sejauh yang kami bisa. Seluruh paroki dan keuskupan terlibat dalam keprihatinan ini,” ujar Suharyo dikutip dari detik.com, Rabu (24/12).

Baca Juga  Toys Kingdom Luncurkan Unwrap The Wonder Sambut Natal

Suharyo menegaskan bahwa Gereja Katolik juga mendukung penuh langkah-langkah penanganan bencana yang dilakukan pemerintah.

Ia menyebut umat Katolik akan terus berkontribusi sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

“Kami berharap penderitaan saudara-saudara kita dapat segera dipulihkan sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala dan terus berusaha menjadi warga negara yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Suharyo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan sejumlah pejabat negara ke Gereja Katedral serta pengamanan yang dilakukan selama misa malam Natal 2025.

Baca Juga  Permintaan Parcel di Kota Padang Meningkat Jelang Natal dan Tahun Baru

“Terima kasih atas kunjungan dan perhatian bapak-bapak sekalian. Kami mendoakan agar tugas dan tanggung jawab yang diemban untuk bangsa dapat dijalankan sebaik-baiknya, demi Tuhan dan tanah air,” tuturnya. (*)