Berita

Tukang Cukur di Sumbar Galang Solidaritas, Bantu Warga Terdampak Banjir

×

Tukang Cukur di Sumbar Galang Solidaritas, Bantu Warga Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
Para anggota Minangkabau Barber Association memberikan layanan cukur rambut kepada warga terdampak banjir dalam kegiatan “Tukang Cukur Bantu Warga” di Sumatera Barat, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial komunitas barber. (Foto: istimewa)
Para anggota Minangkabau Barber Association memberikan layanan cukur rambut kepada warga terdampak banjir dalam kegiatan “Tukang Cukur Bantu Warga” di Sumatera Barat, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial komunitas barber. (Foto: istimewa)

INGATLAH.COM – Komunitas Minangkabau Barber Association menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bertajuk Tukang Cukur Bantu Warga.

Para pelaku industri barber di Sumatera Barat turun langsung membantu masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus menegaskan peran profesi tukang cukur dalam kehidupan sosial.

Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud empati dan solidaritas para barber yang tergabung dalam komunitas Minangkabau Barber Association.

Mereka hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penyedia jasa, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial yang ikut merespons bencana.

Ketua pelaksana kegiatan, Fanji Ramadhan atau yang akrab disapa Fanji One, mengatakan bahwa Minangkabau Barber Association merupakan wadah berhimpunnya para tukang cukur dan pelaku seni barber di Sumatera Barat.

Kegiatan sosial ini, menurut dia, lahir dari kesadaran bersama untuk bergerak ketika daerah mereka dilanda musibah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa profesi tukang cukur juga memiliki peran sosial. Barber bukan hanya soal gaya rambut, tetapi juga bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fanji.

Baca Juga  Ditlantas Polda Sumbar Bagikan Takjil Gratis Selama Patroli Ramadan

Ia menambahkan, selama ini profesi tukang cukur kerap dipandang sebelah mata. Padahal, industri barber memiliki potensi besar untuk berkembang serta berkontribusi, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Karena itu, komunitas terus mendorong anggotanya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri.

“Dengan terus belajar dan mengasah keahlian, para barber diharapkan bisa hidup lebih sejahtera sekaligus membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, penggalangan donasi telah dilakukan sejak empat hari sebelum puncak acara.

Komunitas menggandeng Rumah Zakat dan menggelar layanan cukur rambut dengan sistem pembayaran seikhlasnya.

Seluruh hasil kegiatan disalurkan sebagai bantuan bagi warga terdampak banjir, disertai sesi berbagi guna menghidupkan kembali komunitas barber yang sempat vakum.

Aksi solidaritas ini tidak hanya berlangsung di satu wilayah. Kegiatan serupa digelar serentak di Payakumbuh, Bukittinggi, dan Padang Panjang.

Baca Juga  Mekanik Bengkel di Pekanbaru Digelandang Polisi Gegara Gelapkan Suku Cadang Mobil Pelanggan

Bahkan, gerakan kepedulian para tukang cukur ini meluas hingga ke luar Sumatera Barat, seperti Bekasi, Makassar, dan Bali, sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana.

Fanji mengungkapkan, hingga saat ini donasi yang berhasil dihimpun dari internal anggota komunitas mencapai sekitar Rp 16 juta dari target awal Rp 18 juta.

Sebagian dana digunakan untuk operasional kegiatan dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan transparansi.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui lembaga zakat yang dinilai memiliki data serta pemahaman mengenai kebutuhan masyarakat, dengan pengawasan langsung dari komunitas barber.

Fanji berharap musibah banjir ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial.

Ia juga mendoakan agar Sumatera Barat segera pulih dari bencana.

“Di balik cobaan selalu ada harapan. Dengan kebersamaan dan kesabaran, kami yakin masyarakat bisa bangkit dan tersenyum kembali,” ujarnya.