INGATLAH.COM – Sopir truk Mitsubishi Fuso yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Garuda Sakti, Kota Pekanbaru, Riau, ternyata melarikan diri usai insiden.
Hingga kini, identitas pengemudi truk tersebut masih belum diketahui dan tengah diburu pihak kepolisian.
“Belum ada menyerahkan diri, saat ini kita masih mencari. Untuk kendaraan sudah kita amankan,” kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana kepada Ingatlah.com.
Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang perempuan muda itu terjadi pada Rabu pagi, 17 Desember 2025.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, tepatnya di Kilometer 2,5 Jalan Garuda Sakti, Simpang Gang Villa Sentosa, Kecamatan Binawidya, Kota .
Korban diketahui bernama Tina Nurdiana (24), warga Kabupaten Kampar. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BM 3495 ZBA.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Garuda Sakti, tepatnya di Simpang Gang Villa Sentosa. Kecelakaan ini masuk dalam kategori laka lantas berat,” ujar AKP Satrio dalam keterangannya.
Selain sepeda motor korban, satu unit truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BK 8923 LU turut terlibat dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban melaju dari arah utara menuju selatan.
“Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kiri jalan. Pada saat bersamaan, truk Mitsubishi Fuso yang melaju dari arah yang sama di belakang korban tidak sempat menghindar, sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RS Madani Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi truk Mitsubishi Fuso dilaporkan tidak berada di lokasi usai kejadian dan diduga melarikan diri.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas pengemudi truk serta memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk melacak keberadaan pengemudi truk yang melarikan diri setelah kejadian,” tegas AKP Satrio.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca saat kejadian terpantau cerah, dengan arus lalu lintas yang relatif sepi.
Namun, kondisi jalan di lokasi kejadian dinilai cukup rawan.
“Kontur jalan sempit, bergelombang, tidak memiliki marka jalan, serta berada dekat persimpangan. Faktor-faktor ini diduga turut memengaruhi terjadinya kecelakaan,” ungkapnya.
Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp500 ribu, dengan kerusakan pada sepeda motor korban berupa lecet di bagian bodi kanan.





