Riau

DPRD Sebut Penetapan Gubernur Riau sebagai Tersangka Jadi Momen Duka dan Cambuk untuk Berbenah

×

DPRD Sebut Penetapan Gubernur Riau sebagai Tersangka Jadi Momen Duka dan Cambuk untuk Berbenah

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Penetapan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (5/11/2025) menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan legislatif.

Anggota DPRD Provinsi Riau, Abdullah, menyebut peristiwa ini sebagai momen duka bagi seluruh masyarakat Riau.

Ia menilai, kasus tersebut menjadi tamparan keras bagi penyelenggara pemerintahan daerah agar menjauhi praktik korupsi dalam menjalankan tugas publik.

“Hari ini pemimpin daerah kita telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ini adalah berita yang menyedihkan bagi seluruh masyarakat Riau dan elemen pemerintahan,” ujar Abdullah, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga  Cuaca di Riau Rabu, 13 November 2024, Berpotensi Hujan dengan Suhu Hangat

Menurutnya, kejadian ini harus menjadi cambuk bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk berbenah diri.

Abdullah mengingatkan agar pembangunan daerah dilakukan dengan cara yang bersih dan berintegritas, bukan dengan memperkaya diri di tengah keterbatasan anggaran.

“Ini harus jadi pelajaran bagi kita semua. Jangan lagi ada cara-cara yang tidak baik dalam membangun daerah. Kasihan masyarakat kita keuangan daerah terbatas, tapi masih juga dikorupsi,” tegasnya.

Abdullah juga mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau tetap bekerja profesional dan tidak terpengaruh oleh kasus hukum yang menjerat pimpinannya.

Baca Juga  Ini Pesan Kuat Bupati Siak di Pelantikan KTNA

Ia menekankan, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Apapun yang terjadi, Provinsi Riau harus tetap maju. ASN harus terus melayani masyarakat dengan maksimal di tengah situasi ini,” pungkasnya.

Kasus yang menjerat Gubernur Abdul Wahid menambah daftar panjang kepala daerah di Riau yang tersandung masalah hukum.

Abdullah berharap momentum ini menjadi titik balik bagi Riau untuk memperkuat integritas dan membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi.