BeritaUtama

Profil Abdul Wahid, Sahabat UAS yang Kini Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

×

Profil Abdul Wahid, Sahabat UAS yang Kini Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

Sebarkan artikel ini
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?

INGATLAH.COM – Nama Abdul Wahid kembali menjadi sorotan publik khususnya di Provinsi Riau.

Pasalnya, Gubernur Riau yang dikenal dekat dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) ini dikabarkan turut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT).

OTT itu dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (3/11/2025) sore di Pekanbaru.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tersebut.

“Benar ada kegiatan tangkap tangan di Riau. Saat ini ada 10 orang yang diamankan dalam OTT,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin malam.

Budi juga memastikan bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid termasuk di antara sepuluh orang yang diamankan.

Namun, ia belum merinci kasus dugaan korupsi yang menjadi dasar penindakan.

Meski begitu, hingga kini seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

  • Profil Abdul Wahid

Lahir di Belaras, Kabupaten Indragiri Hilir, pada 21 November 1980, Abdul Wahid dikenal sebagai politikus muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Baca Juga  Turun, Segini Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau Periode 15-21 Januari 2025

Ia memiliki latar belakang kuat di dunia keislaman dan dikenal sebagai salah satu tokoh yang dekat dengan kalangan ulama, termasuk Ustaz Abdul Somad (UAS).

Kedekatan Wahid dan UAS sudah terjalin lama. Sang dai bahkan pernah menjadi Dewan Penasehat Tim Pemenangan saat Abdul Wahid dan pasangannya, S.F. Hariyanto, maju dalam Pilkada Riau 2024.

Dalam kampanyenya kala itu, UAS terang-terangan memberi dukungan kepada Wahid, menyebutnya sebagai sosok muda yang berani, santun, dan memiliki komitmen terhadap kemajuan Riau.

“Saya mendukung Bang Wahid karena beliau orang baik, punya keberanian memperjuangkan hak-hak Riau, dan rekam jejaknya bersih,” ujar UAS dalam salah satu kesempatan kala itu.

Dukungan tersebut bahkan dituangkan dalam nota kesepakatan politik berisi 16 poin komitmen, yang ditandatangani langsung oleh UAS dan pasangan Wahid – Hariyanto.

  • Perjalanan Politik Abdul Wahid

Wahid meniti karier politiknya dari bawah. Ia memulai kiprahnya sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Riau selama dua periode, dari 2002 hingga 2009.

Baca Juga  Sidang Vonis Abdul Wahid Digelar Hari Ini di PN Pekanbaru

Konsistensinya mengantarkannya menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau selama dua periode berturut-turut (2009 – 2019) dan sempat menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB.

Pada Pemilu 2019, Wahid melangkah ke kancah nasional setelah terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2019 – 2024, mewakili Daerah Pemilihan Riau II dan duduk di Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan lingkungan hidup.

Puncak kariernya datang pada Pilkada Riau 2024, ketika ia berpasangan dengan S.F. Hariyanto dan berhasil memenangkan kontestasi.

Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2025–2030.

Dengan latar belakang santri dan pengalaman panjang di dunia politik, Abdul Wahid sempat disebut sebagai simbol “pemimpin muda Riau yang religius dan berintegritas.”

Namun kini, perjalanan politiknya menghadapi ujian besar setelah dirinya ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK.