Tanah Datar – Relokasi MTsN 7 Tanah Datar menjadi momentum bersejarah, mengingat gedung lama madrasah hancur total akibat bencana galodo pada 11 Mei tahun lalu sehingga kegiatan belajar terpaksa berlangsung di Masjid Jamik setempat.
Kini, gedung baru yang berdiri di atas tanah hibah masyarakat dan berkat dukungan Pemerintah Pusat telah mencapai progres lebih dari 90 persen.
“Bangunan berwarna hijau yang tampak kokoh ini diharapkan segera menjadi rumah baru bagi ratusan siswa MTsN 7 yang terdampak bencana banjir bandang tahun lalu,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Datar, H. Amril, didampingi Kasi Penmad Bahrul Fahmi, meninjau progres pembangunan gedung kemarin.
Amril meminta pihak madrasah agar melakukan pengawasan ketat terhadap setiap detail pembangunan, termasuk masa pemeliharaan, agar kualitas gedung benar-benar terjamin.
“InsyaAllah awal tahun depan gedung ini sudah bisa diresmikan dan langsung dipakai untuk kegiatan belajar mengajar yang lebih nyaman dan optimal,” ujarnya penuh harap.
Ia juga menegaskan, meski bencana pernah merobohkan bangunan lama, semangat pendidikan di MTsN 7 Tanah Datar tidak boleh padam.
“Bencana boleh merobohkan bangunan, tapi tidak akan pernah merobohkan semangat pendidikan,” tegasnya. (*)





