Berita

Pemotongan Dana Rp500 Miliar 2026, Pemko Padang Desak OPD Aktif

×

Pemotongan Dana Rp500 Miliar 2026, Pemko Padang Desak OPD Aktif

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menghadapi tantangan fiskal besar pada tahun 2026 menyusul kebijakan pengetatan anggaran dari pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menegaskan bahwa pemotongan dana transfer dari pusat yang mencapai hingga Rp500 miliar mengharuskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang untuk bergerak aktif mencari dan menggaet dana dari berbagai Kementerian.

Imbauan ini disampaikan Maigus Nasir dalam kegiatan Wirid Gabungan Pemko Padang Bulan Oktober di Masjid Nurul Iman, Jumat (3/10/2025).

Maigus Nasir menjelaskan bahwa pengurangan dana transfer daerah ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo yang menerapkan optimalisasi asta cipta.

Dampak pemotongan ini bersifat nasional dan dirasakan oleh semua kabupaten, kota, dan provinsi di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Satpol PP Kota Padang Bantu Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

“Pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo melakukan kebijakan optimalisasi asta cipta. Untuk itu, dana transfer daerah dikurangi. Saya wajib menyampaikan hal ini. Lebih kurang Rp500 M berkurang dana dari pusat. Ini saya sampaikan dan tolong disampaikan untuk staf di masing-masing OPD,” kata Maigus Nasir.

Ia menyebutkan, dengan berkurangnya dana daerah, kegiatan pembangunan di tahun 2026 akan banyak ditangani langsung oleh pusat, baik itu kegiatan kepresidenan maupun kegiatan kementerian.

Untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat Kota Padang tetap berjalan prima, Maigus Nasir menekankan bahwa Pemko Padang akan membuat kebijakan yang terukur dan strategis.

Kuncinya, menurut Maigus, adalah kesigapan OPD dalam menjemput anggaran yang sebenarnya masih tersedia dan tersebar di berbagai kementerian.

“Kepala OPD siapkan tenaga ahli di masing-masing OPD-nya. Pahami Perpres dan Inpres serta sistem dari masing-masing kementerian. Ada yang bertugas melacak dana dari kementerian, perlu kesigapan kita untuk menggaet dana dari pusat ini,” jelasnya.

Baca Juga  Antisipasi Megathrust, Mentawai Gelar Simulasi Darurat dan Apel Kesiapsiagaan Tsunami

Lebih lanjut, yang akrab disapa Buya Maigus Nasir, mengimbau agar jajaran pegawai Pemko Padang, mulai dari pimpinan OPD, Kepala Bidang, hingga staf, senantiasa menjaga kekompakan dan kesolidan di OPD masing-masing.

Ia berharap seluruh OPD menjadikan kondisi ini sebagai pelecut dalam memberikan pelayanan terbaik untuk warga Kota Padang.

“Apabila nanti ada kebijakan maka itu adalah solusi dan ikhtiar bersama terhadap tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Mari bangun semangat beribadah, mudah-mudahan diberikan yang terbaik dari Allah untuk ke depannya. Bekerja barengi dengan semangat ibadah,” pungkasnya. (*)