INGATLAH – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mencatatkan kontribusi signifikan dalam pembangunan infrastruktur dan layanan dasar di Sumatera Barat (Sumbar)sepanjang tahun 2025.
Sebagai legislator yang membidangi infrastruktur, perhubungan, perumahan, hingga penanggulangan bencana, Zigo aktif mengawal berbagai program pusat agar berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu prioritas utama Zigo adalah kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Ia secara vokal mendorong kementerian terkait untuk segera memfungsikan Jalan Tol Padang-Sicincin.
Langkah ini diambil guna menekan potensi kemacetan parah di jalur nasional.
Selain tol, Zigo juga memperjuangkan anggaran preservasi untuk jalur vital Lubuk Selasih-Surian.
Di tingkat daerah, ia berhasil mengawal alokasi program Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp200 miliar yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk memperlancar mobilitas ekonomi.
Sektor layanan dasar tidak luput dari perhatian. Zigo memfasilitasi anggaran sebesar Rp308 miliar untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Palukahan Taban 3 di Kota Padang.
Proyek besar ini diproyeksikan mampu melayani kebutuhan air bersih bagi sekitar 200 ribu warga.
Di sektor perumahan, Zigo mendorong percepatan perbaikan rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menekankan pentingnya respons cepat negara dalam pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir seperti tanggul dan DAM di wilayah rawan seperti Kecamatan Timpeh, Dharmasraya.
Zigo juga meninjau langsung progres revitalisasi Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus yang dinilai strategis bagi logistik dan konektivitas menuju Kepulauan Mentawai.
Sementara itu, dalam agenda reses di Sijunjung, ia menyerap aspirasi warga transmigrasi Padang Tarok terkait rencana pengembangan jaringan air bersih untuk 7.000 sambungan rumah.
Mengawali tahun 2025, Zigo melaksanakan fungsi pengawasan dengan meninjau proyek strategis di Kota Solok, mulai dari jalan lingkar kota hingga revitalisasi terminal.
Konsistensi Zigo di Komisi V menunjukkan sinergi kuat antara kebijakan anggaran di Senayan dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Melalui rekam jejak ini, Zigo Rolanda menegaskan perannya sebagai jembatan antara aspirasi daerah dengan kebijakan pembangunan nasional guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata di Sumbar. (*)





