PekanbaruUtama

Begini Kronologi Kecelakaan di Jalan Naga Sakti Pekanbaru, Pemotor 16 Tahun Tewas

×

Begini Kronologi Kecelakaan di Jalan Naga Sakti Pekanbaru, Pemotor 16 Tahun Tewas

Sebarkan artikel ini
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana.(ingatlah.com)
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana.(ingatlah.com)

PEKANBARU – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Naga Sakti jalur utara, tepatnya dekat Masjid Al-Munawaroh, Kecamatan Bina Widya, Minggu (28/9/2025) sore.

Mobil Honda HR-V merah BM 1692 OC yang dikemudikan Marton (52), warga Lubuk Basung, Sumatera Barat, melaju dari arah barat menuju timur.

Sesampainya di lokasi, mobil tersebut tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa nomor polisi yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah yang sama.

Benturan keras membuat pengendara motor terkapar dengan luka parah di kepala, dada, dan paha kiri.

Baca Juga  “Jatuh Cinta Seperti di Film-Film” Tayang Ulang untuk Rayakan Piala Citra

Ia sempat dievakuasi ke RS Prima Pekanbaru dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Misteri identitas pemotor yang sempat menjadi tanda tanya akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Irsyad Azizi (16), warga Garuda Sakti, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Ia masih berstatus pelajar di sebuah sekolah penerbangan.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana, membenarkan informasi tersebut.

“Korban meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif di RS Prima Pekanbaru,” kata Satrio, Senin (29/9/2025).

Ironisnya, pengakuan dari keluarga sehari sebelum kecelakaan, keluarga sempat mencari keberadaan Irsyad karena ia tidak pulang ke rumah.

Baca Juga  Polda Riau Bersama Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 30 Kilogram Sabu di Pelabuhan Dumai

Hingga akhirnya, kabar duka datang setelah kecelakaan tersebut.

“Dugaan sementara, korban tengah kebut-kebutan, kehilangan konsentrasi, lalu menabrak mobil di depannya,” jelas Satrio.

Peristiwa ini juga menyisakan misteri lain. Sepeda motor yang dikendarai korban hilang dari lokasi kejadian.

“Motor korban tidak ditemukan di TKP. Kami masih menyelidiki apakah ada pihak lain yang mengamankannya atau dibawa pergi setelah kecelakaan,” tambah Satrio.

Sementara itu, mobil Honda HR-V mengalami kerusakan di bagian kaca belakang dan lampu belakang kanan dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta.(*)