INGATLAH.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Bukittinggi di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri.
Studi lapangan ini melibatkan puluhan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dari berbagai daerah.
Dukungan Penuh untuk Studi Lapangan 58 Peserta PKP
Sebanyak 58 orang Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Tahun 2025 PPSDM Regional Bukittinggi akan mengunjungi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Padang.
Rombongan yang berjumlah total 68 orang (58 peserta dan 10 pendamping) ini dipimpin oleh Shohibul Azmi Rivai.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi menyambut rombongan di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Aie Pacah, Senin (29/9/2025).
Maigus Nasir meminta seluruh OPD yang terlibat untuk memberikan dukungan maksimal.
“Bagi OPD yang nanti dikunjungi agar memberikan informasi yang dibutuhkan serta pelayanan prima sebagai bentuk dukungan Pemko Padang pada kegiatan ini,” kata Maigus Nasir.
Fokus Berbagi Praktik Terbaik Tata Kelola Digital
Maigus Nasir berharap para peserta PKP dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu dan praktik terbaik dalam implementasi kebijakan serta manajemen pemerintahan daerah.
Pengetahuan yang didapatkan diharapkan dapat diterapkan di daerah asal masing-masing peserta.
“Kami Kota Padang siap berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam berbagai bidang yang dibutuhkan peserta nantinya,” ujar Wawako.
Dia mengungkapkan bahwa fokus utama Pemko Padang saat ini adalah pada tata kelola pemerintahan berbasis digital, yang merupakan bagian dari Program Unggulan Padang Amanah.
“Dengan digitalisasi yang dilakukan, maka pengawasan dan monitoring dapat dilakukan lebih efisien,” pungkasnya.
Komitmen Pemko Padang untuk berbagi praktik terbaik, terutama dalam bidang digitalisasi, menjadi nilai tambah bagi peserta studi lapangan yang ingin meningkatkan efisiensi dan transparansi di daerahnya. (*)





