EkonomiBerita

Pedagang Kuliner Silo Datangi DPRD Sawahlunto, Tuntut Fasilitas Berjualan

×

Pedagang Kuliner Silo Datangi DPRD Sawahlunto, Tuntut Fasilitas Berjualan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM –  Puluhan pedagang kuliner Silo mendatangi gedung DPRD Sawahlunto, pada Senin (22/9/2025) kemaren.

Mereka meminta pemerintah kota menyediakan fasilitas pendukung yang lebih layak untuk aktivitas berjualan di kawasan tersebut.

Rombongan pedagang diterima langsung Ketua DPRD Sawahlunto, Susi Haryati, bersama jajaran anggota DPRD di ruang rapat.

Sejumlah aparat kepolisian dan Polisi Pamong Praja juga tampak berjaga untuk memastikan pertemuan berlangsung aman.

Sebelumnya, pedagang sempat mencoba menyampaikan aspirasi ke Balaikota Sawahlunto di Lubang Panjang.

Namun, baik Wali Kota Riyanda Putra maupun Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah tidak bisa ditemui.

Baca Juga  324 Ribu Merchant BCA Sudah Dukung QRIS TAP, Ini Cara Transaksinya

Koordinator Pedagang Kuliner Silo, Sari Wijaya, menyampaikan aspirasi agar pemerintah membangun atap kanopi serta melapisi lantai tempat berjualan dengan semen cor.

“Kami ingin pedagang ditata rapi, jangan sampai ada yang menutupi lapak pedagang lainnya,” ujar Sari.

Dari pihak pemerintah kota, hadir Asisten Administrasi Pembangunan Eva Riamsyah, Kepala Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan Tatang Sumarna, serta pejabat perangkat daerah terkait.

Eva menjelaskan, Pemkot Sawahlunto telah menyiapkan anggaran Rp 370 juta untuk pengecoran lantai di Lapangan Silo.

Baca Juga  Liverpool Cari Pengganti Robertson, Alphonso Davies Jadi Nama Utama yang Diinginkan

Selain itu, akan dibangun dua gerbang di pintu masuk Pasar Kuliner Silo.

Sementara itu, Tatang Sumarna menegaskan, kawasan Silo memang sudah ditetapkan sebagai sentra kuliner kota.

“Kembali ke Lapangan Segitiga sudah tidak mungkin karena area itu kini menjadi lokasi hotel,” kata Tatang.

Sebelumnya, pedagang kuliner sempat berjualan di Lapangan Segitiga, tetapi kemudian dipindahkan karena area tersebut kini masuk dalam halaman Saka Heritage Hotel, bekas kantor PT Bukit Asam Unit Pertambangan Ombilin.