RiauBeritaUtama

UIN Suska Riau Gandeng KPA Tangkal HIV/AIDS di Kalangan Mahasiswa

×

UIN Suska Riau Gandeng KPA Tangkal HIV/AIDS di Kalangan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS di kalangan generasi muda mendapat dukungan dari dunia kampus.

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau membuka ruang kolaborasi bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau melalui audiensi yang digelar di Pekanbaru, Rabu (20/8/2025) kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, bersama jajaran pimpinan kampus. Dari pihak KPA Riau hadir langsung Sekretaris KPA, dr. Wildan Asfan Hasibuan, M.Kes, beserta tim.

Rektor UIN Suska Riau menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran bahaya HIV/AIDS di kalangan mahasiswa.

Baca Juga  Dua Pria Ditangkap Polisi karena Judi Togel di Pesisir Selatan

“Audiensi ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan kampus yang peduli terhadap AIDS. Ke depan, kami akan menindaklanjuti dengan kerja sama konkret bersama KPA,” kata Prof. Leny.

Ia menyebut program penanggulangan AIDS akan diintegrasikan ke berbagai kegiatan kampus, mulai dari kuliah umum, PBAK, hingga program khusus di tingkat fakultas, sehingga edukasi bisa menjangkau mahasiswa secara lebih luas.

Sementara itu, dr. Wildan memaparkan perkembangan kasus HIV/AIDS di Riau. Menurutnya, tren penularan sudah bergeser dari kelompok berisiko tinggi ke masyarakat umum, termasuk generasi muda.

Baca Juga  8 Tahun Mengabdi, Jovi Tinggalkan Warisan Besar bagi Konservasi Gajah Sumatera di Riau

“Saat ini tersedia 297 klinik di Riau yang melayani perawatan dan pengobatan penderita HIV/AIDS. Namun, pencegahan jauh lebih penting, dan mahasiswa bisa menjadi agen perubahan,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya edukasi berkelanjutan serta mengajak sivitas akademika untuk aktif memberikan pemahaman ke lingkungan sekitar.

Audiensi ini diharapkan menjadi pintu masuk sinergi berkelanjutan antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam menekan laju penyebaran HIV/AIDS di Riau.