BeritaIndragiri HuluRiau

Program Jalur Polres Inhu, Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Daerah Pinggiran Inhu

×

Program Jalur Polres Inhu, Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Daerah Pinggiran Inhu

Sebarkan artikel ini

INDRAGIRI HULU – Daerah terpencil menjadi sasaran bakti sosial dan bakti kesehatan jajaran Polres Indragiri Hulu dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-79 tahun 2025.

Kali ini, Polres Inhu turun langsung memberikan bantuan ke dua desa dipelosok wilayah Bantaran Sungai Indragiri. Kegiatan ini bertajuk kegiatan kemanusiaan JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat).

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Siregar melalui Kasi Humas Polres Indragiri Hulu mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya di pusat kota, tapi juga sampai ke tepian sungai yang jauh dari sorotan.

“Kami turun langsung mengunjungi Desa Rantau Mapesai dan Desa Pulau Gajah di Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis, bantuan sosial, dan edukasi kamtibmas kepada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil yang selama ini kurang terjangkau,” ujar Aiptu Misran, Jumat, (4/7/2025).

Baca Juga  Kejutan di Gerbang! Satlantas Polres Inhu Gelar Razia Edukasi untuk Bhayangkari

Ia menjelaskan, akses kedua desa tersebut tidak mudah ditempuh terlebih saat musim hujan atau banjir saat ini.

“Tim menyusuri aliran Sungai Indragiri menggunakan perahu pompong. Langkah ini diambil karena akses darat menuju kedua desa tersebut sulit dilalui terlebih dimusim hujan,” jelasnya.

Diketahui, kedua desa tersebut memiliki tantangan hidup dari fasilitas listrik yang tidak memadai hingga minimnya fasilitas kesehatan.

“Warga didua desa tersebut masih menggunakan genset untuk pembangkit listrik serta sulitnya akses jalan saat hujan hingga untuk pemeriksaan kesehatan harus menempuh perjalanan sekitar satu jam menggunakan jalur air menuju kota,” tambahnya.

Baca Juga  9 Wanita Tempat Hiburan Malam Ditertibkan Satpol PP Padang

Kondisi serupa juga ditemukan di Desa Pulau Gajah. Perjalanan ke kota memakan waktu sekitar 90 menit.

Selain sulitnya akses kesehatan dan pekerjaan, warga desa ini juga menghadapi abrasi yang mengancam rumah-rumah penduduk, fasilitas umum seperti masjid dan pustu, serta risiko banjir yang tinggi setiap musim hujan tiba.

Polres Inhu berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial Hari Bhayangkara, tetapi juga momentum untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah-wilayah yang kerap terpinggirkan.

“Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir dan berbuat untuk masyarakat, terutama untuk daerah-daerah yang berada di wilayah pelosok dan rawan,” tutup Aiptu Misran.(*)