INGATLAH – Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) kini memiliki wajah baru di tubuh pengawasnya. Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Yudi Indra Sani sebagai Dewan Pengawas PSM untuk periode 2025–2029, Senin (16/6/2025), di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang.
Dalam sambutannya, Fadly menegaskan agar Dewas yang baru segera bergerak dan membawa perubahan nyata bagi perusahaan daerah tersebut.
Ia menekankan bahwa pembenahan internal harus menjadi prioritas utama sebelum berbicara mengenai ekspansi atau investasi.
“Jangan dulu bicara soal investasi, selesaikan dulu pekerjaan rumah yang sudah terlalu lama dibiarkan. Dari pengelolaan pedagang kaki lima di Pantai Air Manis, Bus Trans Padang, hingga persoalan perparkiran yang masih belum tertata,” kata Fadly.
Ia menilai peran Dewas tak cukup hanya hadir dalam acara-acara formal. Fungsinya sebagai pengawas harus dijalankan secara aktif dan mampu memberi masukan strategis yang berdampak nyata terhadap perbaikan perusahaan.
“Pengawasan tidak boleh mati. Kita butuh masukan yang terukur dan mampu mendorong transformasi PSM secara menyeluruh,” ujarnya lagi.
Menurut Fadly, pelantikan ini menjadi simbol awal bagi langkah-langkah perubahan di tubuh PSM, terutama dalam hal profesionalisme, transparansi, dan inovasi.
Ia ingin keberadaan Dewas mampu mendorong peningkatan layanan, khususnya di sektor transportasi, parkir, dan pariwisata.
“Ini bukan lagi soal rutinitas. Sekarang saatnya menunjukkan kinerja yang benar-benar terasa bagi masyarakat,” tegasnya.
Fadly juga menyampaikan apresiasi terhadap proses seleksi Dewas yang dilakukan secara terbuka dan mengikuti ketentuan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018.
Ia menilai proses yang melibatkan panitia seleksi serta tim uji kelayakan dan kepatutan sudah berjalan sesuai aturan.
Yudi Indra Sani yang baru saja dilantik menyatakan kesiapannya memegang amanah tersebut.
Ia menekankan bahwa langkah awalnya adalah meninjau capaian program yang telah berjalan serta mencari tahu titik-titik lemah yang perlu segera diperbaiki.
“Kami perlu melihat dulu posisi dan kondisi terkini. Setelah itu, kami siap bergerak sesuai arahan Pak Wali Kota,” ucap Yudi.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi, Direktur PSM Alvino Martha, sejumlah pimpinan OPD, serta jajaran direksi dan karyawan PSM.
Kini, sorotan publik tertuju pada langkah-langkah pembenahan yang dijanjikan, bukan sekadar pelantikan formal semata. (*)





