Ekonomi

Dukung Pelestarian Penyu di Sanur, Mandiri Taspen Lakukan Hal Ini

×

Dukung Pelestarian Penyu di Sanur, Mandiri Taspen Lakukan Hal Ini

Sebarkan artikel ini

DENPASAR – Komitmen Bank Mandiri Taspen dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali dibuktikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Keanekaragaman Hayati.

Kali ini, bantuan difokuskan untuk mendukung kegiatan Konservasi Penyu di kawasan Sindu Dwarawati, Pantai Sindhu Sanur, Denpasar.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen, Errinto Pardede, pada Sabtu (17/5/2025) sore.

Bantuan tersebut berupa sarana dan prasarana pendukung konservasi penyu, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan dan perlindungan tukik (anak penyu) di lokasi tersebut.

“Bantuan ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap keberlanjutan ekosistem lingkungan. Tahun lalu kami juga mendukung konservasi tukik di Pulau Santen, Banyuwangi. Kali ini kami berkontribusi di Sanur untuk memastikan penyu-penyu ini tetap lestari,” ujar Errinto.

Baca Juga  832 Murid Kurang Mampu di Sawahlunto Terima Bantuan Tiga Stel Seragam Sekolah

Ia menambahkan, program CSR Bank Mandiri Taspen mencakup banyak sektor, mulai dari lingkungan, sosial, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ke depan, perusahaan juga berencana menyalurkan bantuan untuk program bedah rumah dan penanaman pohon alpukat guna memperkuat ketahanan lingkungan dan ekonomi warga.

“Kami ingin mendorong keterlibatan masyarakat lokal secara berkelanjutan. Semua ini sejalan dengan Tiga Pilar Mantap kami: Mantap Aktif, Mantap Sehat, dan Mantap Sejahtera,” paparnya.

Ketua Konservasi Penyu Sindu Dwarawati, I Made Winarta, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Bank Mandiri Taspen.

Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu operasional konservasi, terutama dalam penyediaan air bersih untuk pembesaran tukik.

“Dana sebesar Rp60 juta telah kami gunakan untuk membangun dua unit sumur bor air asin, dua mesin pompa air, dan empat papan nama edukasi. Sebelumnya kami harus mengambil air langsung dari laut, sekarang jauh lebih mudah,” ungkap Winarta.

Baca Juga  Inflasi Riau Agustus 2025 Tercatat 3,58 Persen, Bawang Merah hingga Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama

Ia menjelaskan bahwa proses pembesaran tukik sangat membutuhkan perhatian terhadap kualitas air.

Dengan adanya sumur bor dan pompa, pengelola bisa mengganti air kapan saja tanpa harus bergantung pada kondisi pasang laut.

“Harapannya, pelestarian penyu bisa berjalan lebih baik, melibatkan lebih banyak pihak, dan berkelanjutan,” tutup Winarta.

Melalui program ini, Bank Mandiri Taspen berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara dunia usaha, komunitas, dan pemerintah dalam menjaga kelangsungan hidup satwa laut dan ekosistemnya.

Pelestarian penyu bukan hanya soal konservasi, tapi juga warisan alam bagi generasi mendatang.(*)