INGATLAH – Memasuki hari kelima pencarian, keberadaan Sukriadi alias Uyun (55), warga Muaro Simpang Koto Sawah, yang dilaporkan hilang akibat diterkam buaya di Sungai Batang Rozak, Nagari Sikabau, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat, belum juga ditemukan.
Kepala SAR Pasaman Barat, Novi Yurandi, menyampaikan bahwa hingga Kamis (1/5/2025) sore, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat masih terus melakukan upaya pencarian secara intensif.
“Sejak dilaporkan hilang pada Sabtu malam (26/4/2025) sekitar pukul 21.30 WIB saat mencari ikan, tim terus menyisir sungai. Namun hingga hari ini, korban belum ditemukan,” ujar Novi melalui sambungan telepon WhatsApp.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet, drone thermal, serta empat unit perahu milik masyarakat.
Penelusuran mencakup area hingga lima kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang hingga ke muara Sikabau.
Sejumlah penyelam lokal juga turut membantu pencarian berdasarkan kearifan lokal yang ada di wilayah tersebut.
Sesuai prosedur, masa pencarian berlangsung selama tujuh hari sejak kejadian. Namun, jika korban belum ditemukan, pencarian akan diperpanjang.
Anggota DPRD Pasaman Barat, Denika Saputra, yang turut hadir di lokasi pencarian, menyampaikan duka mendalam dan apresiasi terhadap seluruh elemen yang terlibat.
“Kita doakan semoga Pak Uyun segera ditemukan. Apresiasi besar untuk tim gabungan dan masyarakat Ujung Gading serta Sikabau Koto Balingka yang tak henti berjibaku dalam pencarian ini,” ujarnya.
Denika juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati beraktivitas di sekitar sungai, mengingat wilayah tersebut merupakan habitat buaya liar.
“Kami juga meminta instansi terkait agar memasang spanduk peringatan di titik-titik rawan buaya di sepanjang aliran sungai dan muara,” tambahnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk menggelar doa bersama demi keselamatan dan penemuan korban.
“Semoga Allah SWT memberikan jalan agar saudara kita segera ditemukan. Aamiin,” pungkasnya. (*)





