INGATLAH.COM— Ratusan sepeda motor hasil razia balap liar menumpuk di halaman Mapolres Payakumbuh, kawasan Labuah Basilang. Seluruh kendaraan yang disita tersebut merupakan hasil penertiban selama beberapa bulan terakhir di Jalan Sukarno Hatta, yang dikenal sebagai lokasi favorit balapan liar oleh remaja setempat.
Mayoritas motor yang terjaring dalam operasi tersebut menggunakan knalpot bising atau racing, yang tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, didampingi Kasat Lantas AKP Yuliarman, menyampaikan bahwa saat ini sudah hampir 100 unit motor diamankan sebagai barang bukti.
“Semua kendaraan yang kami amankan akan ditahan selama dua bulan. Pengambilan hanya bisa dilakukan setelah kelengkapan kendaraan dilengkapi dan knalpot racing diganti dengan knalpot standar,” ujar AKBP Ricky saat meninjau barang bukti pada Rabu (30/4).
Lebih lanjut, para pelanggar juga wajib mengikuti sidang sebelum bisa mengambil kembali kendaraannya.
Kapolres menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan respons atas keresahan masyarakat yang terganggu dengan aktivitas balapan liar, khususnya pada dini hari.
“Balapan liar yang dilakukan di sepanjang Jalan Sukarno-Hatta sangat meresahkan. Ini bukan hanya soal pelanggaran, tapi soal keselamatan dan ketertiban umum,” tegasnya.
Selain penegakan hukum, Kapolres juga mengajak peran aktif orangtua untuk mengawasi anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
“Kami imbau kepada orangtua agar lebih peduli dan mengingatkan anak-anaknya. Aksi balapan liar sangat berbahaya, bukan hanya bagi pelaku, tapi juga masyarakat umum,” tutup Kapolres.
Polres Payakumbuh menegaskan bahwa operasi penertiban akan terus dilakukan secara berkala demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. (*)





