INGATLAH – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menegaskan pentingnya publikasi yang masif dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Sumbar, Jons Manedi, menyatakan bahwa pemanfaatan podcast dan media mainstream menjadi strategi utama dalam sosialisasi pemilu.
Hal ini disampaikan dalam Media Gathering yang digelar KPU Sumbar bersama KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat di Pangeran Beach Hotel, Padang, pada Rabu (26/3).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua KPU Sumbar, Surya Efitrimen, serta sejumlah komisioner lainnya, seperti Medo Patria (Divisi Data dan Informasi), Ory Sativa Sa’ban (Divisi Teknis), dan Hamdan (Divisi Hukum dan Pengawasan).
“KPU di setiap daerah perlu lebih aktif mempublikasikan indeks partisipasi pemilih. Media podcast dan platform mainstream menjadi cara efektif agar informasi tersampaikan secara luas,” ujar Jons Manedi.
Kolaborasi dengan Akademisi dan Media Digital
Sebagai bagian dari strategi peningkatan partisipasi pemilih, KPU Sumbar juga mendorong KPU di tingkat kabupaten dan kota untuk berkolaborasi dengan akademisi dalam memproduksi konten edukatif.
Kehadiran akademisi diharapkan dapat memberikan perspektif ilmiah dan memperkuat literasi politik masyarakat.
“Dengan keterlibatan akademisi dan sejarawan dalam diskusi publik, kita bisa menyampaikan informasi pemilu yang lebih mendalam dan edukatif, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya partisipasi mereka,” tambahnya.
Pemungutan Suara Ulang di Pasaman Jadi Fokus KPU
Selain membahas strategi peningkatan partisipasi pemilih, Media Gathering ini juga menyoroti pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Pasaman.
Saat ini, KPU setempat tengah dalam proses pembentukan badan ad hoc yang akan bertugas memastikan PSU berjalan sesuai prosedur dan regulasi.
“Kami berharap dengan publikasi yang lebih luas dan masif, partisipasi pemilih dalam PSU dan pemilu mendatang dapat meningkat signifikan,” ujar Jons.
Sinergi KPU dan Media Semakin Solid
Acara Media Gathering ini diakhiri dengan sesi diskusi bersama wartawan, komisioner KPU Sumbar, serta perwakilan KPU kabupaten/kota. Setiap komisioner menyampaikan pandangannya sesuai bidang masing-masing, memberikan wawasan baru bagi peserta.
Sebagai penutup, Ketua KPU Sumbar menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan media dalam menyampaikan informasi pemilu kepada masyarakat.
“Hubungan harmonis antara KPU provinsi, KPU kabupaten/kota, dan insan pers merupakan kunci sukses dalam membangun demokrasi yang lebih baik. Komunikasi yang telah terjalin lama ini harus terus dijaga,” tutup Ketua KPU Sumbar.
Acara ini juga menjadi momen kebersamaan dengan diadakannya buka puasa bersama, memperkuat sinergi antara KPU dan media dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu di Sumatera Barat. (*)





